Update Virus Corona Bitung
Daerah Ini Siapkan Lokasi untuk Makamkan Jenazah Kasus Covid-19 dan PDP
Stigma yang kurang tepat kerap dialamatkan masyarakat terhadap warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) covid-19
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Stigma yang kurang tepat kerap dialamatkan masyarakat terhadap warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) covid 19.
Puncaknya ketika warga dengan status PDP hingga terkonfirmasi positif meninggal dunia, beberapa daerah di Sulut enggan menerima dikuburukan di tempat pekuburan umum (TPU) maupun ladang pekuburan lainnya.
Di Kota Bitung, Provinsi Sulut malah menyiapkan dua tempat pemakaman umum (TPU) milik pemerintah.
Berada di Kelurahan Pinangunian disiapkan lahan sekitar 15 hektare dan di Kelurahan Pinokalan sekitar 20 hektare.
• Wabup Mitra Jesaja Legi Ajak Warga Bercocok Tanam
"Di dua lokasi ini sudah terlebih dahulu untuk pemakaman umum dan telah disiapkan lahan khusus di bagian tertentu, yang di blok untuk pemakaman covid 19," tutur Hendrik Sakul kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Bitung.
Lanjutnya, sampai saat ini belum ada keluhan warga terkait pemakaman warga berstatus PDP di lokasi itu, apalagi jalur ke lokasi tidak pernah dicegat apalagi ditolak warga.
Terkait dengan adanya peluang untuk dimanfaatkan kabupaten lain di luar Kota Bitung yang masih kesulitan mencari tempat pemakaman PDP ataupun covid-19, perlu ada pimbicaraan dan koordinasi dengan baik tingkat pimpinan antara wali kota, bupati dan koordinasi dengan Gubernur Sulut.
• UPDATE: Balita Asal Tabang yang Terseret Arus Ditemukan Meninggal Dunia
"Karena untuk ini kami belum bisa mengambil keputusan, ranahnya wali kota untuk berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," tandasnya.
Terpisah Vera Kansil kepala bidang (kabid) Tibum Satpol PP Kota Bitung, yang mengkoordinir personelnya dalam melakukan pemakaman dengan protap atau standard Covid-19 mereka ada tim pengusung jenazah.
"Ya, jadi kami di satpol PP sekarang ada tim pengusung jenasah. Ada 3 regu terdiri dari 7 satu koordinator dan 6 pengusung," kata Vera.
Dalam setiap melaksanakan pemakaman sesuai protap Covid 19, para personel satpol PP menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan setelah digunakan dimusnakan dengan cara dibakar.
"Untuk lokasi TPU Pinangunian sudah ada 3 warga berstatus PDP yang di makamkan di situ," tandasnya.(crz)
• PROMO Indomaret Hari Ini Rabu 6 Mei 2020, Ada Promo Beli 2 Gratis 1, Diskon Es Krim Neopolitana