Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Apa yang Akan Terjadi pada Korea Utara Jika Kim Jong Un Meninggal? Ini Peluang Kandidat Penggantinya

Dimulai dari tidak hadir dalam perayaan ulang tahun mendiang kakeknya, Kim Il Sung, Kim disebut kondisinya kritis setelah menjalani operasi kardiovask

(AFP/KCNA VIA KNS/STR)
Foto tak bertanggal yang dirilis media Korea Utara KCNA pada 4 Desember 2019 memperlihatkan Kim Jong Un (tengah) menunggangi kuda putih berlapis emas ketika berkunjung ke Gunung Keramat Paektu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagaimanakah sebenarnya keadaan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un sekarang?

Sudah lebih dari dua pekan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, tidak tampil di hadapaun publik, memunculkan serangkaian rumor soal dirinya.

Dimulai dari tidak hadir dalam perayaan ulang tahun mendiang kakeknya, Kim Il Sung, Kim disebut kondisinya kritis setelah menjalani operasi kardiovaskular.

Korut Akan Hadapi Masalah Serius Jika Kim Jong Un Meninggal, Pakar: Keturunan Langsung Masih TK

Kabar itu kemudian menimbulkan spekulasi, di mana ada yang menyatakan Kim Jong Un meninggal, atau dianggap tidak mampu lagi berkuasa.

Baik AS dan Korea Selatan sama-sama menampik kabar miring itu. Namun, sejauh ini Korea Utara juga tak memunculkan konfirmasi mengenai keadaannya.

Media pemerintah setempat hanya merilis pesan atas namanya. Seperti ketika dia memberikan pesan kepada para pekerja di kota Wonsan.

Dilansir AFP Senin (27/4/2020), jika Kim Jong Un meninggal, berikut ini merupakan apa yang bakal terjadi pada dirinya dan Korea Utara.

Bagaimana dunia mengetahui kematian Kim nantinya?

Karena sifatnya yang sangat tertutup, sangat sulit untuk memastikan kabar kebenaran terkait kondisi Kim Jong Un, apalagi kalau dia benar-benar wafat.

Ayah sekaligus pendahulu Kim, Kim Jong Il, diketahui sudah wafat selama dua hari sebelum akhirnya Pyongyang mengumumkan kematiannya pada 2011.

Pada masa lampau, salah satu indikasi yang paling jelas terlihat adalah pada siaran langsung televisi mereka. Jika penyiarnya mengenakan pakaian hitam, berarti ada kabar duka.

Ri Chun Hee, penyiar veteran setempat, menjadi andalan dalam memberitakan kabar penting. Suasananya akan menggelegar jika itu adalah berita kesuksesan.

Sebaliknya, dia akan menangis sepanjang siaran jika yang yang dia kabarkan merupakan berita buruk, termasuk di antaranya kematian.

Ketika dia memberitakan kabar bagus seperti uji coba nuklir yang sukses, Ri akan tampil mengenakan pakaian tradisional joseon-ot berwarna pink.

Tetapi, dia mengenakan warna hitam tatkala mengabarkan kematian Kim Jong Il pada 2011, dan kakek Kim Jong Un sekaligus pendiri Korut, Kim Il Sung, pada 1994.

Hasil Rapid Test Covid-19 Reaktif, Pasien Ini Kabur dari RS, Anggota Polisi & TNI Lakukan Pencarian

Apakah akan ada Kim lain?

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved