Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Donald Trump Salahkan WHO Gara-gara Pernah Beri Memo ke Amerika

Cukup tidak mengejutkan mengetahui WHO mendapat kecaman dari Donald Trump seperti ini, seperti diketahui Amerika telah lama bermusuhan dengan China.

Editor: Aldi Ponge
Istimewa
Presiden AS Donald Trump Umumkan Darurat Nasional Virus Corona 

Setidaknya, 3.544 orang telah meninggal dunia karena Covid-19 hanya di New York saja.

Pernyataan Trump menuding WHO ini dapat disebut caranya mencari kambing hitam.

Rupanya, pada akhir Januari lalu ada memo dari WHO yang ditujukan kepada Donald Trump bahwa aksi tegas diperlukan untuk mencegah kematian ratusan bahkan ribuan warga Amerika.

Pada 30 Januari WHO telah umumkan jika Covid-19 menjadi darurat kesehatan, hampir sebulan kemudian, Trump menyebut penyakit itu sama dengan influenza dan Amerika masih baik-baik saja.

Hingga akhirnya ia umumkan darurat nasional pada 13 Maret.

Kini, jumlah kasus di Amerika adalah jumlah kasus paling tinggi di dunia hingga mencapai 400 ribu kasus dan 13 ribu angka kematian.

Sementara di China kasus yang ada sebesar 83 ribu dan 3.337 kematian.

Di seluruh dunia, angka pasien Covid-19 mencapai 1.4 juta kasus dan terdapat 82 ribu kematian.

Sementara itu Inggris dikhawatirkan menjadi negara dengan dampak pukulan Covid-19 paling parah di seluruh Eropa.

Saat ini Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah habiskan 2 malam di kamar ICU setelah penyakit Covid-19 yang dideritanya semakin parah.

Kondisi ini membuat kekhawatiran muncul mengenai seberapa parah kondisinya dan siapa yang akan menjadi Perdana Menteri Inggris selanjutnya.

Penerus yang ia pilih, Dominic Raab, masih memerlukan persetujuan para anggota kabinet untuk menjadi Perdana Menteri selanjutnya.

Institute for Health Metrics and Evaluation memprediksi 66 ribu kematian di Inggris karena Covid-19 pada Agustus, dengan puncaknya mencapai 3000 kefatalan per hari.

Jika dilihat, keputusan tegas New Zealand lakukan lockdown total bulan lalu sepertinya sangat terbayar, karena negara itu mencatat jumlah pasien virus Corona paling rendah saat ini.

SUMBER: https://intisari.grid.id/read/032096705/gara-gara-pernah-beri-saran-ini-pada-as-hingga-picu-2000-pasien-corona-meninggal-who-disalahkan-oleh-trump-dan-kini-diancam-tidak-akan-lagi-mendapat-dana-dari-a?page=all

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved