Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Sulut

Pesanan 10 Ribu Kg Beras PSE Keuskupan Manado untuk Umat Terdampak Covid-19 Tiba

Pesanan 10.000 kg beras Caritas Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Manado sudah tiba di Sentrum Agraris Lotta, Minggu (5/4/2020) sore

Penulis: | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Pesanan 10 Ribu Kg Beras PSE Keuskupan Manado Untuk Umat Terdampak Covid-19 Tiba 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pesanan 10.000 kg beras Caritas Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Manado sudah tiba di Sentrum Agraris Lotta, Minggu (5/4/2020) sore ini.

Beras ini nantinya akan dibagikan bagi umat Katolik Keuskupan Manado yang terdampak dampak ekonomi Covid-19.

Mereka adalah kelompok umat yang miskin, lemah, kecil, terpinggirkan dan disable.

Juga di dalamnya para pekerja informal.

Proses pengerjaan masker juga sementara dilakukan.

Tanggapan Kadis Kesehatan Sulut Terkait Bantuan Kloter Kedua APD dan Masker dari Pemerintah Pusat

Direktur Caritas PSE Keuskupan Manado Pastor Joy Derry mengatakan, dirinya juga mengakomodir usulan dari beberapa tokoh umat untuk Mapalus Dana sebagai wujud solidaritas berkenan kesulitan ekonomi umat akibat pandemi covid 19.

Mereka (Tim Aksi Bantuan Darurat Covid 19 Keuskupan Manado) merekomendasikan nomor rekening pada Bank BNI Kantor Cabang Ranotana, a. n KEUSKUPAN MANADO, No Rek. 3837777778, sebagai rekening bagi para penyumbang yang mampu.

Contact Person:
Pst Joy Derry, HP. 081244955225 WA
Lourdes Ogi, HP 081366686656 WA

Caritas Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Keuskupan Manado Manado juga sudah mengeluarkan kebijakan terbaru menghadapi dampak ekonomi Covid-19.

DPRD Bitung Hanya Geser Rp 1 Miliar dari Anggaran Perjalanan Dinas untuk Tangani Covid-19

Pastor Joy Derry mengharapkan keluarga-keluarga yang punya kelebihan untuk "Mari Mapalus".

Mapalus dalam bentuk beras, minyak goreng, telur, garam, sabun mandi, sabun cuci pakaian, sabun cuci perlengkapan dapur, dan maskerm

Paket bantuan darurat Covid-19 akan disalurkan untuk keluarga kecil, lemah, miskin dan difabel.

Pertama di Sulut, Desa Malola Terapkan Protap Cegah Covid-19 Saat Ibadah Duka

Sekretariat : Sentrum Agraris Lotta (SAL) Desa Lota Jaga II Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa Sulut.

Caritas Indonesia dan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) juga mau mendukung keuskupan-keuskupan yang hendak melakukan respons terhadap persoalan akibat pandemi virus Covid 19 dan kegiatan antisipasi penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu Caritas PSE Keuskupan Manado minta info/proposal pastor-pastor paroki tentang kebutuhan mendesak dari umat yang tergolong KLMTD (Kecil, Lemah, Miskin, Terpinggirkan dan Difable).

Suka Duka Belajar dari Rumah, Tak Ada Guru yang Datang Memantau

"Mohon teman-teman tokoh umat untuk membantu pastor paroki dengan cara memberikan informasi tentang perkembangan dampak pandemi virus covid-19 di sekitar paroki dan kebutuhan mendesak umat.

Semoga kita bisa meningkatkan partisipasi dan kerjasama untuk membantu umat/masyarakat memutuskan penyebaran dan penularan pandemic virus covid 19 di wilayah keuskupan Manado," kata Pastor Joy Derry, Direktur Caritas PSE Manado.

Ia mengatakan, ada saran dan usulan bisa disampaikan melalui pastor paroki atau bisa langsung ke nomor WA Pastor Joy Derry.

Alfa Tewas Dianiaya dengan Tombak, Polisi Tangkap Tersangka Toro, Begini Kronologinya

Ia mengatakan keuskupan juga mensuport dana untuk upaya ini

"Salam Belarasa," katanya.

Pada Jumat (3/4/2020) sudah ada data 33 paroki dari 54 paroki yang memasukkan .

Caritas Indonesia sendiri dalam laporan tanggal 31 Maret 2020 sudah memberikan bantuan dana kedarutatan ke 12 keuskupan.

Pemerintah Desa Wongkai Satu Test Suhu Badan Pengguna Jalan

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved