Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2020

Ini Tanggapan Medy Lensun Terkait Penundaan Pilkada 2020 Dampak dari Virus Corona

Wabah virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia menjadi alasan utama terancam batalnya berbagai event besar di berbagai wilayah di Indonesia

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Siti Nurjanah
Ketua DPC PDIP Botim dan Wakil Ketua DPRD Boltim Medy Lensun 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Wabah virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia menjadi alasan utama terancam batalnya berbagai event besar di berbagai wilayah di Indonesia, di antaranya penundaan Pilkada 2020.

Terkait penundaan Pilkada 2020, Ketua DPC PDI P Boltim Medy Lensun mengaku ada plus dan minusnya.

"Di satu sisi menguntungkan, di sisi lain juga sebetulnya ada efek-efek yang kurang menguntungkan," ujar Wakil Ketua DPRD Boltim itu.

Menerutnya, ketika semakin ditunda maka masa pemerintahan yang terpilih akan semakin singkat.

Timsus Maleo Polda Sulut Ungkap Penggelapan Ranmor di Kota Manado

"Bisa di bayangkan apabila pemilihan dilakukan 2021, berarti mulai bertugas nanti 2022, sementara pemilihan langsung ada di 2024, berarti masa tugasnya hanya 2 tahun," katanya.

Sementara itu di sisi lain menurut Medy Lensun, penundaan pilkada 2020 akan memberikan waktu para calon untuk bersosialisasi.

Meski demikian, Medy Lensun mengatakan hal yang terpenting sekarang ini adalah keselamatan masyarakat.

"Kita tahu bersama bahwa pilkada adalah hal yang penting, namun keselamatan masyarakat adalah yang terpenting," pungkasnya. (ana)

Dikbud Boltim Perpanjang Aktivitas Pelajar Belajar dari Rumah hingga 21 April 2020

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved