Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Sulut

Dikbud Boltim Perpanjang Aktivitas Pelajar Belajar dari Rumah hingga 21 April 2020

Antisipasi pencegahan penularan Virus Corona Disease (Covid-19) pada satuan pendidikan di Boltim, aktivitas pelajar belajar dari rumah diperpanjang

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Siti Nurjanah
Kadis Pendidikan Boltim Yusri Damopolii 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Antisipasi pencegahan penularan Virus Corona Disease (Covid-19) pada satuan pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, aktivitas pelajar belajar dari rumah diperpanjang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yusri Damopolii mengatakan, sesuai instruksi Presiden akibat semakin membahayakan wabah Virus Corona Disease (Covid-19) di seluruh wilayah Indonesia maka dipandang perlu Pemerintah Daerah Kabupaten Boltim melakukan antisipasi pencegahan penularan virus dimaksud kepada masyarakat maka diinstruksikan bagi semua Satuan Pendidikan agar melaksanakan kegiatan belajar di rumah.

"Jadi kegiatan belajar di rumah yang kemarin terakhir pada 5 April 2020 akan diperpanjang hingga 21 April 2020," ucapnya.

BREAKING NEWS - Alat Pelindung Diri dan Masker dari Pemerintah Pusat Tiba di Sulut

Berikut poin intruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boltim:

1. Semua siswa mulai tingkat PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, melaksanakan belajar di rumah, diperpanjang sampai tanggal 21 April 2020 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan.

2. Kepala sekolah dan guru memanfaatkan Aplikasi Pembelajaran yang direkomendasikan Kemendikbud dalam menuntun siswa selama belajar di rumah dan atau metode lain yang dianggap efektif.

3. Kepala sekolah dan guru mengupayakan untuk memberikan pemahaman kepada orang tua murid dan siswa semasa belajar di rumah agar benar semua siswa tidak sekali lagi tidak melakukan aktivitas di luar rumah, kecuali hal tertentu yang dianggap sangat pentig.

Tim Anoa Gerebek Rumah Prostitusi di Passi, Enam Warga Diamankan

4. Guru kelas dan guru mata pelajaran selalu melakukan pemantauan dan komunikasi terpaut materi pembelajaran pada setiap hari kepada siswanya dengan membentuk Grup WA setiap tingkatan kelas bagi SD dan Grup WA setiap pelajaran di jenjang SMP, dengan mengakomodir nomor handphone orang tua masing-masing atau strategi pemantauan lain yang dianggap efektif oleh setiap satuan pendidikan.

Yusri Damopolii kembali mengimbau belajar di rumah jangan disalah artikan atau disalah gunakan oleh pelajar dan guru untuk liburan.

"Ini belajar di rumah, dalam artian bukan libur, jadi tidak ada yang liburan ke tempat wisata," ujarnya.

Lanjutnya, kegiatan belajar di rumah digalakan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Deyidi Sisihkan Gaji Polisinya untuk Belikan Sembako Bagi Warga yang Berpenghasilan Harian

Ia berharap dengan kegatan di rumah bisa memuruskan mata rantai virus Covid-19.

"Dan semua bisa pulih seperti sebelumnya, jangan lupa juga berdoa kepada Tuhan agar kita semua dijauhkan dari bahaya virus dan lainnya," ucapnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini guru di Boltim telah memberikan metode pembelajaran dengan memberikan buku seperti modul untuk pembelajaran para siswa yang belum memiliki akses untuk belajar via WhastApp atau aplikasi lainnya. (ana)

Kabar Baik Redakan Kepanikan Masyarakat, Jubir: Pasien Sembuh Punya Imunitas Kuat Terhadap Covid-19

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved