Satgas Covid Bitung Periksa 26 WNA Tiongkok

Wali Kota Bitung, Max Lomban memimpin tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap 26 warga negara asing (WNA) di Kota Bitung

Istimewa
Pemeriksaan WNA RRT oleh tim gabungan forkompimda Kota Bitung di sebuah ruang pertemuan di sebuah hotel di Kota Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Wali Kota Bitung, Max Lomban memimpin tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap 26 warga negara asing (WNA) di Kota Bitung, Kamis (2/4/2020). Sebanyak 26 WNA asal Republik Rakyat Tiongkok berada hotel di Jalan Samuel Languyu, Kecamatan Aertembaga. Mereka akan menuju Obi, Provinsi Maluku Utara usai menginap di sebuah hotel di Kota Manado.

ODSK Pasok Sembako ke Panti Asuhan: dr Rinny Kampanye Social Distancing

Keberadaan puluhan WNA ini diketahui aparat. Wali Kota, Kapolres, Dandim, Dansatrol, dan Kepala Dinas Kesehatan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan. "Iya benar mereka jumlahnya 26 orang. Pihak yang melakukan chek in (orang Indonesia) tidak menyampaikan kepada kami kalau yang mau inap warga asing. Kalau kami tahu kami akan minta berkoordinasi dulu dengan aparat yang berwajib," kata Vera, manajemen hotel memberi keterangan.

Menurut Vera, mereka tiba di hotel pukul 05.30 Wita, rencananya akan membuka 13 kamar hanya singgah sebentar selama 2 jam di sini. Pihaknya baru mengetahui tamu yang akan chek in adalah warga asing.

Tim gabungan datang melakukan pengecekan kesehatan dan surat terkait lainnya. "Jadi mereka cuma transit tidak long stay. Informasi ke kami mereka datang dari hotel berbintang di Kota Manado," tandasnya.

Kantor Imigras Kelas II TPI Bitung membenarkan keberadaan orang asing warga negara (WN) RRT di sebuah Hotel di Kota Bitung. Menurut Reza Pahlevi Kepala Seksi (Kasi) Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, awalnya pihaknya mendapat informasi dari kepolisian.

Tim Wasdakim bersama Forkompimda di bawah pimpinan Wali Kota langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dokumen. "Pemeriksaan kami lakukan sesuai prosedur. Untuk dokumen keimigrasian mereka punya izin tinggal. Lalu kami cek informasi lanjut, mereka datang ke Bitung hanya transit karena tujuan utama mereka hendak ke daerah Obi Maluku Utara untuk bekerja," jelas Reza.

Begini Cara Pelanggan 450 VA dan 900 VA Bisa Dapat Keringanan Tagihan Listrik Subsidi Pemerintah

Imigrasi menelusuri 26 WNA masuk melalui Jakarta ke Manado sempat menjalani karantina di sebuah hotel di Manado. Adapun tujuan mereka ke Obi awalnya menggunakan penerbangan, namun karena ditutup mereka mencoba melalui laut. "Informasi yang kami dapat, mereka hendak carter kapal dari Pelabuhan Bitung. Namun atas petunjuk Wali Kota mereka dikembalikan ke Manado untuk ditindaklanjuti di sana," tambahnya.

Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Bitung Lexie Mangindaan melalui rilisnye menjelaskan, Tim Wasdakim yang turun melakukan pemeriksaan meliputi Kanim selaku Kepala Kantor, Kasi Inteldakim, Kasi Tikkim dan Kasubsi Penindakan.

Selain pengecekan paspor dan dokumen pendukung, Tim Satgas Covid-19 Bitung memeriksa kesehatan seperti suhu tubuh menggunakan alat thermal scaner di sebuah ruangan milik hotel itu.

"Mereka ke 26 orang asing RRT memiliki izin tinggal yang sah dan masih berlaku. Sebagian besar pemegang izin tinggal terbatas (Itas) dan izin tinggal kunjungan (ITK) indeks B211A," tulis Mangindaan.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved