Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Untuk Jaga daya Tahan Tubuh Perlukah Konsumsi Suplemen?

Namun, suplemen hanya dibutuhkan bagi orang-orang yang tidak mengonsumsi jumlah vitamin sesuai yang dibutuhkan tubuh.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
NAKITA
Ilustrasi 

Vitamin C dan E membantu tubuh melindungi sel dari stres oksidatif.

Stres oksidatif terjadi ketika tubuh melawan infeksi dan bisa memicu produksi radikal bebas.

Sumber Vitamin C yang baik antara lain jeruk, lemon, limau, buah-buah berry, kiwi, brokoli, tomat, dan kalsium.

Sementara Vitamin E bisa didapatkan dari kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau dan minyak sayur.

4. Vitamin D

Beberapa sel imun membutuhkan Vitamin D untuk menghancurkan patogen penyebab inflamasi.

Selain paparan sinar matahari, Vitamin D juga bisa didapatkan dari sumber makanan, seperti telur, ikan, serta beberapa susu dan margarin.

5. Zat besi, Seng dan Selenium

Ketiganya dibutuhkan untuk pertumbuhan sel-sel imun serta beberapa fungsi lainnya.

Zat besi membantu membunuh patogen dengan meningkatkan angka radikal bebas yang bisa menghancurkan mereka serta mengatur reaksi enzim agar sel imun mampu mengenali patogen.

Seng membantu menjaga integritas kulit dan membran mukus.

Seng dan Selenium juga bisa berperan sebagai antioksidan yang membantu membersihkan dampak kerusakan akibat stres oksidatif.

Zat besi bisa ditemukan pada daging, ayam, ikan, legume, gandum utuh, serta sereal sarapan terfortifikasi zat besi.

Seng bisa ditemukan pada kerang dan makanan laut lainnya, daging, ayam, serta kacang-kacangan kering.

Sementara Selenium bisa didapatkan dari kacang-kacangan, daging, sereal, dan jamur.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perlukah Minum Suplemen untuk Cegah Serangan Penyakit?".

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved