Breaking News:

Berita Sulut

Wamendes PDTT: Warga Sulut Jangan hanya Jadi Penonton KEK Likupang

Wakil Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Desa Budi Arie Setiadi mengunjungi beberapa desa di Sulawesi Utara

Tribun Manado / David Kusuma
Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi yang Juga Ketua Umum Projo memberikan bantuan kepada Lansia di Kantor Sekretariat DPD Projo Sulut, Jumat (13/3/2020) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Wakil Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Desa Budi Arie Setiadi, mengunjungi beberapa desa di Sulawesi Utara, Kamis-Jumat (12-13/3/2020).

Wamendes Ketua Umum Projo ini menyempatkan diri bincang-bincang santai di Kantor Sekretariat DPD Projo Sulut, Jalan Pierre Tendean, Kecamatan Wenang, Manado, Sulut, Jumat kemarin.

Budi Arie disambut Ketua DPD Projo Sulut Lucky Schramm, Sekretaris Vebry T Haryadi, Ketua-ketua DPC Projo se-Sulut dan pengurus lainnya.

Budi Arie mengatakan kunjungan ke Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara, Sulut, untuk melihat kesiapan desa tersebut menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang sudah ditetapkan menjadi kawasan super prioritas Pemerintah Pusat.

Projo Dukung Penuh Olly Dondokambey-Steven Kandouw di Pilgub Sulut 2020

“Daerah itu akan dibangun serius karena punya potensi besar. Tentu masyarakat harus siap, jangan jadi penonton harus terlibat,” ujar Budi Arie.

Lanjut Budi, masyarakat bisa memanfaatkan dengan membuat kuliner, cenderamata maupun rumah makan di sekitaran KEK. “Karena turis perlu oleh-oleh,” ujarnya.

Wamendes PDTT Budie Arie Setiadi yang juga Ketua Umum Projo mendatangi Kantor Sekretariat DPD Projo Sulut, disambut Ketua DPD Projo Sulut Lucky Schramm dan Sekretaris Vebry T Haryadi
Wamendes PDTT Budie Arie Setiadi yang juga Ketua Umum Projo mendatangi Kantor Sekretariat DPD Projo Sulut, disambut Ketua DPD Projo Sulut Lucky Schramm dan Sekretaris Vebry T Haryadi (Tribun Manado / David Kusuma)

Wamendes juga menjawab pertanyan dari beberapa wartawan hingga Ketua DPC Projo yang hadir, termasuk mengenai penyalahgunaan dana desa hingga desa siluman.

“Sekarang zaman semakin transparan, kami yakin penggunaan dana desa ke depan semakin baik. Memang ada beberapa penyalahgunaan, tetapi itu bukan teroganisir, hanya oknum,” ujarnya.

Dijelaskan Wamendes PDTT ini, dana desa itu merupakan dana masyarakat, Kementerian Desa PDTT hanya membuat rambu-rambu, namun yang menjalankan itu masyarakat desa.

Wamendes PDTT yang juga Ketua Umum Projo Sulut Budie Arie Setiadi berkunjung ke Kantor Sekretariat DPD Projo Sulut, Jumat (13/3/2020)
Wamendes PDTT yang juga Ketua Umum Projo Sulut Budie Arie Setiadi berkunjung ke Kantor Sekretariat DPD Projo Sulut, Jumat (13/3/2020) (Tribun Manado / David Kusuma)

“Penggunaannya tentu untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat desa, tetapi disesuaikan dengan karakteristik masyarakat masing-masing di desa. Bisa membuat Bumdes, infrastruktur, WC umum, embung, dan lainnya sesuai musyawarah di desa,” ucap Budi Arie menjelaskan.

Sulut menurut Budi Arie, mempunya potensi yang besar, baik di bidang pariwisata, pertanian maupun perikanan.

Budie Arie juga membagi-bagikan sembako kepada lansia di akhir diskusi di Kantor Sekretariat DPD Projo Sulut Ini.

“Terima kasih kepada Wamendes PDTT yang sudah memberikan sembako, semoga ke depan datang lagi,” ujar seorang lansia. (vid)

Berita Tentang Paulo Dybala Positif Terinfeksi COVID-19 Hanyalah Hoaks Belaka

Penulis: David_Kusuma
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved