Editorial Tribun Manado

Kekuatan Perempuan

Bahkan di negeri ini belum banyak perempuan yang dipercaya memimpin partai politik. Apalagi partai politik yang sangat besar, sekaliber Partai Golkar.

Kekuatan Perempuan
Istimewa
Tetty Paruntu menerima bendera Partai Golkar setelah terpilih kembali sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Sulut, Sabtu (15/2/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - JUDUL di atas sengaja diambil sebagai bagian dari refleksi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang baru saja berakhir pada Sabtu (15/2/2020) malam.

Sebagai partai politik yang masuk kategori papan atas dan sekaligus partai yang pernah cukup lama berkuasa di negeri ini, apapun dinamikanya yang mewarnai partai berlambang pohon beringin itu selalu menyedot perhatian banyak kalangan. Termasuk hajatan politik bernama Musda di tingkat provinsi.

Boleh dikata, pelaksanaan Musda Partai Golkar Sulut berlangsung damai, sejuk dan lancar-lancar saja. Termasuk hasil dari Musda juga tidak terlalu mengejutkan. Karena sejak awal banyak kalangan yang memprediksi hasil musyawarah daerah, khususnya dalam agenda pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Sulut tidak banyak berubah.

Mengingat sejak awal, Ketua DPD I Partai Golkar Sulut Christiany Euginia Paruntu (CEP) masih diunggulkan dan diharapkan para pengurus bisa menahkodai kembali Partai Golkar di Bumi Nyiur Melambai. Bahkan sejak pendaftaran bakal calon ketua DPD I dibuka, ternyata hanya Bupati Minahasa Selatan (Minsel) ini yang mendaftarkan diri. Termasuk hingga menjelang pemilihan, juga tidak ada perubahan.

Kembali Pimpin Golkar Sulut, Tetty Paruntu Semringah Terpilih Aklamasi

Ternyata hasilnya benar. Setidaknya tanda-tanda itu sudah terlihat sejak laporan pertanggungjawaban perempuan yang biasa dipanggil Bu Tetty ini diterima oleh peserta Musda yang jumlahnya sekitar 300 orang itu tanpa catatan. Termasuk saat pandangan umum, 15 DPD tingkat II Partai Golkar se-Sulwesi Utara, ditambah organisasi sayap partai yang meliputi AMPG, KPPG, MKGR, Kosgoro dan SOKSI secara aklamasi memilih Tetty sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulut.

Hal itu menjadi salah satu bukti, kharisma Christiany Euginia Paruntu di kalangan Partai Golkar Sulut masih sangat luar biasa. Berkat kerja keras, kemahiran berdiplomasi dan sentuhan tangan dinginnya, CEP berhasil mengorbitkan sejumlah kader Partai Golkar dan putra-putra terbaik Sulut ke panggung politik nasional.

Tentu saja ini menjadi catatan dan prestasi yang membanggakan banyak kalangan. Tak hanya keluarga besar Partai Golkar, tapi juga masyarakat Sulut. Mengingat di daerah ini, bahkan di negeri ini belum banyak perempuan yang dipercaya memimpin partai politik. Apalagi partai politik yang sangat besar, sekaliber Partai Golkar yang dalam sejarah panjang perpolitikan Indonesia banyak menorehkan catatan dan mewarnai politik bangsa ini.

Tetty Cagub Tunggal Golkar: DPP Minta Kader Sosialisasi Figur CEP

Keberhasilan Christiany Euginia Paruntu di panggung politik, baik sebagai Ketua DPD I Partai Golkar yang kedua kalinya maupun sebagai Bupati Minahasa Selatan (Minsel) hampir tuntas dua periode, bukanlah persoalan yang mudah. Selain keuletan dan kerja kerasnya, juga kekuatan seorang perempuan yang sangat luar biasa.

Bahkan istilah kekuatan perempuan dalam bahasa kerennya ‘The Power of Emak-emak’ yang sempat ngetren menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2019 lalu, patut diapresiasi sebagai langkah dan kekuatan yang harus diakomodir. Karena berkat ketelatenan dan keibuannya karena sikap rasionalitas dan emosionalnya berhasil mengantarkan kesuksesan.

Bahkan dalam catatan sejarah Indonesia, peran ibu bangsa termasuk bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan bangsa ini. Apalagi di era digitalisasi sekarang ini, perempuan memiliki ruang dan kesempatan yang sangat luar biasa. Termasuk dalam kemasan politik, perempuan ternyata memiliki kekuatan yang tidak boleh disepelekan, karena secara rasionalitas memiliki jaringan hubungan yang jumlahnya sangat besar.

Pendek kata, perempuan yang masuk dan terjun ke ranah politik bukan berarti mereka berada di ruang yang kosong dan hampa. Justru banyak lompatan dan ide-ide kreatif yang akan muncul untuk mewarnai kepemimpinannya dalam menggapai kesuksesan organisasi yang dipimpinnya. (*)

Tingkatkan Kesejahteran, PNS yang Pensiun Bakal Dapat Rp.1 Miliar, Begini Kata Tjahjo Kumolo

Wanita Ini Meninggal Usai Melahirkan Operasi Sesar, Suami Sempat Panggil Perawat: Katanya Itu Biasa

Lucinta Luna Positif Gunakan Narkoba, Kuasa Hukum Bakal Ajukan Rehab

Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved