Sulut Maju
OD-SK Siapkan Strategi Baru Pariwisata Hadapi Dampak Virus Corona
TRIBUNMANADO.CO.ID - 4 Tahun sudah, tepatnya Rabu (12/2/2020), Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) memimpin Bumi Nyiur Melambai
Di tangan OD-SK, Sulut menjelma menjadi The Rissing Star Tourism di Indonesia.
Kunjungan wisatawan mancanegara melonjak hingga sekitar 600 persen
Tahun 2015, kunjungan turis berkisar 20.000, Kunjungan Wisatawan Mancanegara meningkat 2016 (40.624 turis), 2017 (86.976), 2018 (224.830) dan 2019 (153.000)
Sulut di awal 2020 ini mendapat tantangan, padahal punya target 200.000 kunjungan turis. Sulit disangsikan pengaruh dampak virus corona di Cina, hingga menutup akses penerbangan Cina-Manado, sementara sebagian besar pelancong berasal dari Tiongkok.
• Kumpul Wartawan, Kapolres Bitung Sampaikan Hal Ini
Tapi tak serta merta berpasrah pada situasi, OD-SK langsung menyesuaikan strategi, menyasar wisatawan nasional.
"Target kita 3 juta wisatawan nasional datang ke Sulut," ujarnya.
Pemerintah langsung koordinasi dengan airlines, perhotelan, supaya menurunkan harga layanan. Kerja sama dengan Biro Travel untuk membuat paket wisata ke Sulut lebih murah.
Tiket pesawat diplot turun 50 persen, rupanya hal ini dikabulkan Pemerintah Pusat, mengambil kebijakan bagi pariwisata daerah yang terdampak virus corona.
• Kadisdikbud Katakan Berikan Hak Honorer, Harapkan Mengajar Sesuai Standar
"Sehingga disetujui diberikan prioritas secara langsung diminta mensubsidi," ujar Mantan Anggota DPR RI ini.
Tak sampai di situ saja, Gubernur Olly andal melancarkan lobi ke kementerian-kementerian. Sulut didorong menjadi tuan rumah event nasional maupun internasional
"Komunikasi dengan Kementerian buat event Sulut tuan rumah sehingga pariwisata bisa berjalan terus," kata Bendahara Umum PDIP ini.
Misalnya biasa Kementerian PUPR gelar acara di Bali, dialihkan ke Sulut.
Agustus ada konvensi Danau Tondano. Ada pula event Pekan Kerukunan Internasional.
• OD-SK Impikan Sulut Jadi Penyumbang Ekonomi Nasional
"Banyak kegiatan di Sulut akan mengisi kekosongan turis Cina," kata Gubernur.
Olly menyampaikan, langkah ini diambil, untuk membuat orang mau melihat Sulut, hasilnya nanti berdampak ke ekonomi.
Pariwisata dampaknya dirasakan masyarakat bawah, misalnya saja pengganguran berkurang, kemiksinn menurun. Petani misalnya langsung merasakan hasil pertaniannya diserap pasar dengan adanya kunjungan wisatawan.
• OD-SK 4 Tahun Pimpin Sulut, Beber Capaian Target
Bicara Pariwisata khusus Likupang jadi daerah super prioritas dari Pemerintah Pusat.
Bagaimana kemudian, pariwisata memberi multi player effect?
Pariwisata saat jadi satu di antara pondasi perekonomian Sulut. Pemerintah cukup gencar mengembangkan pariwisata.
Di tahun 2019, sesuai data Satgas Pariwiata Sulut, sekitar 153.000,
Perkembangan kunjungan wisatawan asing pun menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun.
• Senin, Demokrat Undang Figur Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bitung
Dino Gobel, Ketua Satgas Pariwisata Sulut mengatakan, dampak pariwisata memberikan multiplayer efek bagi Sulut, ini harus jadi peluang dimanfaatkan masyarakat
Bukan tanpa dasar, turis Cina mengelontorkan dana cukup besar ketika melacong di Sulut.
Dari hitungan Satgas Pariwisata Sulut, turis Cina menghabiskan Rp 15-25 juta dengan masa tinggal 5 hari 4 malam. Hitungan kasarnya angka yang muncul hampir Rp 4 triliun.
Turis non China (Eropa, USA, Aussie, Asia lainnya) bisa smpai Rp 30-75 juta dengan masa tinggal di atas 1 Minggu.
Dana ini dinikmati masyarakat Sulut, baik dari bidang perhotelan, rumah makan, UMKM, pertanian, perkebunan dan perikanan. (ryo)
• 4 Tahun Pembangunan Era Olly Dondokambey Menurut Pengamat Ekonomi