Virus Corona
Dampak Virus Corona: 60 hingga 70 Orang Meninggal Dunia Setiap Harinya, Dikonfirmasi dari 28 Negara
Jumlah warga di China yang positif terinfeksi virus tersebut juga melonjak menjadi 31.493 orang.
Menurut Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan, total pasien virus corona di Taiwan ini mencapai 16 orang terinfeksi.
Sedangkan di Singapura, dua kasus tambahan coronavirus telah dikonfirmasi pemerintah setempat. Total pasien virus corona di Negeri Singa itu hingga saat ini mencapai 30 pasien.
CGTN melaporkan lebih dari 1.540 orang yang terinfeksi virus corona telah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mempercepat penelitian dan inovasi untuk mengatasi virus corona baru yang kali pertama menyebar dari Kota Wuhan, China.
Berdasarkan siaran berita di situ WHO, Kamis (6/2/2020), WHO mengadakan forum penelitian dan inovasi global untuk memobilisasi aksi tanggap internasional terhadap virus corona baru (Novel coronavirus).
"Memanfaatkan kekuatan sains sangat penting untuk mengendalikan wabah (virus corona) ini," ujar Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Menurutnya, ada alat yang sangat dibutuhkan dan perlu dikembangkan secepat mungkin.
WHO memainkan peran penting dalam koordinasi untuk menyatukan komunitas ilmiah guna mengidentifikasi penelitian utama untuk mengatasi virus ini.
Forum ini akan diselenggarakan pada 11-12 Februari 2020 di Jenewa dan akan mempertemukan para ilmuwan dunia dan sejumlah pihak.
Tujuan diselenggarakannya forum ini oleh WHO adalah mengejar penelitian terhadap virus 2019-nCoV, guna pengembangan vaksin, terapi dan diagnostik dari virus corona baru ini.
• Fakta Tercatat 1.540 Orang Dinyatakan Sembuh dari Virus Corona, Tapi Bisa Kambuh Lagi pada Tahap Ini
Xi Jinping Percaya Diri
Dua pimpinan negara kuat yang terlibat perang dagang beberapa tahun terakhir, yakni Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, melakukan pembicaraan lewat sambungan telepon perihal penanganan wabah virus corona.
Presiden Xi menyampaikan agar Amerika Serikat bersikap sewajarnya pada China atas kejadian munculnya virus corona di Negeri Panda.

Dilansir dari Xinhua Net, Xi percaya diri mengatakan, negaranya mampu menghadapi virus yang telah menjangkiti lebih dari 30 ribu orang tersebut.
"Upaya pencegahan dan pengendalian Tiongkok secara bertahap membuahkan hasil positif. Kami percaya diri dan mampu memerangi epidemi,” kata Xi.