Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

7 Pemberitaan Hoax Soal Virus Corona, Salah Satunya Mengonsumsi Sop Kelelawar

Dr. Erlina Burhan menjelaskan tujuh hoaks tentang virus corona yang sering ia dapatkan dari pertanyaan masyarakat

Editor: Rhendi Umar
tribunmanado.com
Ilustrasi sajian menu dagin kelelawar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketakutan terinfeksi virus corona membuat sebagian orang mencari tahu berita di media mainstream atau media sosial.

Banyak masyarakat yang salah dalam memahami penyebaran virus corona.

Melansir Kompas.com berjudul "Akibat Sop Kelelawar sampai Menular Lewat Buah, 7 Hoaks Virus Corona" Sabtu (8/2/2020), Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengungkapkan bahwa hingga saat ini, terdapat 57 hoaks tentang virus corona Wuhan yang beredar di masyarakat.

Hal ini tentu membuat bingung masyarakat dalam menyaring informasi yang benar.

Terancam 10 Tahun Penjara, Tersangka yang Cekik Polisi Mengaku Khilaf dan Menyesal

Namun, selain masyarakat, beredarnya hoaks seputar virus corona juga mempengaruhi para dokter.

DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP. P (K) adalah salah satu yang mengeluhkan banyaknya hoaks tentang virus corona.

Dia menceritakan bahwa jumlah pasiennya bertambah dan banyak sekali pasien yang menanyakan kebenaran tentang informasi virus corona karena khawatir terinfeksi.

Terkait hal ini, Erlina menjelaskan tujuh hoaks tentang virus corona yang sering ia dapatkan dari pertanyaan masyarakat:

1. Virus corona menular melalui buah

Erlina mengatakan, virus corona merupakan virus yang berkembang biak pada hewan dan menularkannya ke manusia. Jadi, tidak mungkin virus corona tumbuh di buah-buahan.

“Kalau tidak di hewan, dia (virus corona) tidak bisa berkembang biak. Jadi tidak mungkin bisa tumbuh di buah-buahan” ujarnya saat ditemui pada Edukasi Media "Personal& Respiratory Hygiene untuk Cegah dan Putus Rantai Infeksi Virus Corona" Jakarta (6/2/2020).

2. Virus corona menular melalui pandangan mata

Menurut Erlina, virus corona tidak dapat menular melalui pandangan mata.

Memang ada seorang petugas kesehatan yang terjangkit karena virus corona masuk ke dalam mata, walaupun selalu memakai masker N95 dan tidak pernah ke pasar ikan Wuhan.

Hanya Ada di Cap Go Meh Manado, Kabasaran dan Musik Bambu Kolaborasi dengan Barongsai

Namun, penularan ini tidak terjadi karena petugas tersebut berpandangan mata dengan pasien. Dia tertular karena menggosok mata tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved