Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ancaman Virus Corona

Horor Virus Corona Sudah di 28 Negara, Pasca Perjamuan Imlek di Wuhan 10 Orang Terjangkit

Penyebaran Virus Corona dari China begitu cepat dan masif. Saat ini sudah 28 negara yang terdata mempunyai kasus Virus Corona.

Editor: Aswin_Lumintang
Xinhua/SCMP
ILUSTRASI Pekerja membuat masker bedah di Dingzhou, di provinsi Hebei China utara berusaha memenuhi permintaan pasar akibat mewabahnya virus corona. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, CHINA - Penyebaran Virus Corona dari China begitu cepat dan masif. Saat ini sudah 28 negara yang terdata mempunyai kasus Virus Corona.

Informasi terkini, 10 orang di Wuhan dinyatakan terjangkit virus corona jenis baru (2019-nCoV) setelah meghadiri jamuan Tahun Baru Imlek.

Viral Video Ibu Pengidap Virus Corona Melahirkan di Wuhan, Bayi Langsung Dipisah Sebelum Dilihat
Viral Video Ibu Pengidap Virus Corona Melahirkan di Wuhan, Bayi Langsung Dipisah Sebelum Dilihat (Kolase tribunmanado/Tribunnews.com)

Perjamuan ini digelar pada 19 Januari 2020 di wilayah Baibuting, beberapa hari sebelum Kota Wuhan di-lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona.

Wilayah Baibuting diketahui dihuni sebanyak 130 ribu orang.

Dikutip Tribunnews dari South China Morning Post, selain 10 orang dinyatakan positif, 30 lainnya diduga terinfeksi virus.

Meskipun saat itu wabah virus Corona mulai merebak dan kematian pertama dilaporkan, pejabat masih mengizinkan orang-orang menghadiri jamuan Imlek yang digelar oleh keluarga besar masing-masing.

Dimana dalam acara tersebut, masing-masing keluarga akan menyumbang makanan dan berbagi hidangan untuk disantap bersama.

Beberapa hari setelahnya, Wali Kota Wuhan mengatakan ancaman virus corona terlalu dianggap remeh oleh masyarakat.

Orang-orang mulai jatuh sakit sesaat setelah menghadiri perjamuan Tahun Baru Imlek.

Menurut situs berita bisnis Caixin, hasilnya 57 blok tempat tinggal di komunitas (masing-masing blok dihuni hampir 14 anggota keluarga) ditetapkan sebagai kawasan 'demam'.

"Poster-poster dan tanda-tanda dipasang tanpa ada pemberitahuan mengenai permasalahan atau apa yang harus dilakukan orang-orang," terang seorang warga di blok tersebut, dilansir South China Morning Post.

Warga lainnya menyebutkan, kebanyakan yang terinfeksi virus Corona adalah para lansia.

Setidaknya ada kasus terkonfirmasi di gedungnya.

Gangster Marak Berkeliaran di Surabaya, Risma Pasang Kamera Pendeteksi Wajah, Kantongi Identitas

Babak Baru Polemik King of The King, Dony Pedro Diserahkan ke POM TNI, Ketua IMD Bongkar Fakta

Ini Dia Makanan Sederhana di Sekitar Kita yang Mampu Menangkal Virus Corona

Sementara itu di Jinjiang, Provinsi Fujian, China tenggara, 4.000 orang telah diisolasi setelah melakukan kontak dengan seorang pria asal Wuhan yang menghadiri jamuan Tahun Baru Imlek dan resepsi pernikahan.

Dilansir South China Morning Post yang mengutip The Beijing News, si pria menghadiri kedua acara tersebut pada Minggu (2/2/2020).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved