Heboh Virus Corona di Manado

Pasca Merebak Isu Corona di Manado: Turis Cina Borong Masker di Apotek

Masker, filter pernapasan hidung dan mulut, laris manis di Kota Manado pasca merebaknya virus Corona Wuhan (2019nCoV).

Pasca Merebak Isu Corona di Manado: Turis Cina Borong Masker di Apotek
Tribun Manado/Jufry Mantak.
Pasca Hebohnya Virus Corona, Masker di Apotik Kimia Farma Ratumbuysang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masker, filter pernapasan hidung dan mulut, laris manis di Kota Manado pasca merebaknya virus Corona Wuhan (2019nCoV). Seperti di Apotik Kimia Farma Ratumbuysang Jalan Bethesda, Sario, Manado penjualan masker meningkat. 

Dirut Asabri Desak Bentjok-Heru Bayar Utang Rp 10,9 Triliun

Kata Anindita Poli selaku Asisten Apoteker Kimia Farma Ratumbuysang, semenjak adanya informasi virus Corona dari Cina, penjualan masker meningkat. Kata dia, biasanya terjual 2.00 pcs masker. "Untuk sekarang, sudah beberapa hari ini, masker terus habis, bahkan stok hampir tidak cukup," ucapnya kepada tribunmanado.co.id, Rabu (29/1/2020).

Lanjut dia, biasanya yang membeli masker hanya pengemudi ojek online. "Beberapa hari ini, yang datang membeli ada warga Manado dan ada juga turis Cina," jelasnya.

Saat ini masker yang habis dibeli sekitar 5.000 pcs per hari. "1 karton isi 50 dos. Sementara 1 dos itu berisi 50 pcs masker. Ada yang beli per dos dan ada juga yang beli per pcs," ujarnya.

Terlihat, beberapa warga Manado mendatangi apotik untuk membeli masker. Ada juga dua turis Cina datang membeli masker. Mereka membeli sebanyak 1000 pcs masker. Setelah membeli masker, kedua turis Cina itu pergi meninggalkan membawa 20 dos berisi 1000 pcs masker.

Masker di Indomaret RRI Jalan Wolter Mongisido Malalayang Satu Barat, Manado habis terjual, Rabu kemarin. Terlihat ada beberapa orang yang masuk mencari masker tapi kosong. Seyla Haya, karyawati Indomaret ketika ditanya mengatakan, masker sekarang kosong. "Masker lagi kosong dan sebagian besar yang membeli turis Cina," kata Seyla.

Terlihat juga ada pembeli yang masuk dengan menggunakan masker. "Setiap dua hari barang masuk tapi setiap malamnya masker habis terjual," katanya.
Di Alfamart di dekat gerbang masuk RSUP Prof Kandou, juga terlihat beberapa pembeli menggunakan masker. Pelayan toko katakan, setelah virus Corona ramai di publik, masker diborong habis.

Komnas Perlindungan Anak: Selamatkan Anak dari Lingkaran Kekerasan Seksual

Ronaldo Wenas, seorang pembeli masker mengatakan, mulai hebohnya virus Corona, ia sering beli masker. "Dengan adanya virus Corona ini kami sebagai masyarakat harus waspada apalagi jika di seputaran daerah RS yang menjadi rujukan jika ada pasien seperti itu," kata Ronaldo.

Dia berharap virus ini tidak akan sampai masuk di Indonesia khususnya di Sulawesi Utara. "Semoga di Indonesia khususnya Sulut tidak akan terinfeksi virus Corona ini," tambahnya.

Tiga Pesawat Jemput WNI di Wuhan

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved