Heboh Virus Corona di Manado

Pasca Merebak Isu Corona di Manado: Turis Cina Borong Masker di Apotek

Masker, filter pernapasan hidung dan mulut, laris manis di Kota Manado pasca merebaknya virus Corona Wuhan (2019nCoV).

Tribun Manado/Jufry Mantak.
Pasca Hebohnya Virus Corona, Masker di Apotik Kimia Farma Ratumbuysang. 

TNI Angkatan Udara menyiapkan tiga pesawat terbang untuk menjemput warga negara Indonesia di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Hal ini sebagai tindak lanjut rencana evakuasi WNI menyusul wabah virus Corona di daerah tersebut.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto mengatakan pihaknya menyiagakan dua pesawat Boeing 737 dan satu Hercules C130. Menurut Fajar tiga pesawat tersebut mampu mengangkat 100 sampai 200 orang. TNI AU juga menyiapkan personel dari batalion kesehatan untuk menjalankan tugas tersebut.

"Berdasarkan hasil rapat dua hari yang lalu dengan Kemenkopolhukam, Kemenkes, dan Kemenlu, kita telah menyiapkan pesawat Boeing 737 dan Hercules C130. Kita juga siapkan personel dari batalion kesehatan," ujar Fajar, Rabu (29/1).

Fajar mengaku sampai saat ini pihaknya belum menerima data jumlah WNI yang berada di Wuhan. Selain itu TNI AU masih menunggu Kementerian Luar Negeri untuk mendapatkan izin dari pemerintah China terkait evakuasi.
"Satu hal yang jelas TNI AU siap 24 jam," kata Fajar.

Stres di Saat Kerja? Ini Cara Mengubahnya Jadi Mood Boosters

TNI AU telah menyiapkan prosedur untuk mencegah penularan virus Corona kepada personel yang akan mengevakuasi WNI di Wuhan. Menurut Fajar prosedur tersebut termasuk penggunaan alat kelengkapan, makanan, dan karantina.
"Begitu kembali akan dikarantina terlebih dulu. Tidak langsung turun bebas," ujar Fajar.

Terkait proses karantina, Fajar menuturkan TNI AU telah menyiapkan rumah sakit untuk tempat karantina. Menurut Fajar karantina akan berlangsung selama 28 hari sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.

"Standarnya 28 hari di RSPI Dr Suliyanti, Jakarta. Kita sudah menyiapkan itu semua. Baik rumah sakitnya, tempat mendaratnya di Halim, sudah disiapkan," kata Fajar.

Skema evakuasi WNI di Wuhan diawali dari pemeriksaan kesehatan personel TNI AU. Setiap personel yang bertugas akan mendapatkan proteksi diri dari segala macam virus. Fajar belum bisa menjelaskan rencana evakuasi saat pesawat tiba di Wuhan.

TNI AU belum bisa memastikan apakah WNI akan dikumpulkan di bandara di Wuhan lalu pulang ke Indonesia atau ada skema lain. Menurut Fajar Kementerian Luar Negeri terus masih berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri China.

Tunggu Sikap China

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved