Ribuan Warga Sulut Belajar Wing Chun, "Saya Merasa Pekerja Sekaligus Pendekar"
Sejumlah penonton yang tak mau nonton dekat - dekat layar terpaksa menanti jadwal tayang berikutnya.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Film Ip Man 4 digilai warga Manado.
Itu nampak dari berjubelnya penonton di bioskop.
Seperti di sebuah bioskop di Mantos beberapa waktu lalu.
Sembilan puluh persen kursi terisi.
Sejumlah penonton yang tak mau nonton dekat - dekat layar terpaksa menanti jadwal tayang berikutnya.
Kala itu hampir sepekan film itu tayang. Penonton masih banyak juga.
Amatan Tribun, yang mengagumkan penonton bukan hanya sosok Ip Man 4 yang diperankan dengan apik oleh Donni Yen, tapi beladiri wing chun.
Kalau dalam film Ip man sebelumnya, penonton melulu kagum pada persona Ip Man, kali ini kungfu Wing Chun yang jadi fokus perhatian.
Apalagi ada Bruce Lee, murid Ip Man, yang sudah khatam Wing Chun sebelum menciptakan aliran Kungfu Jet Kune Do.
Alhasil, banyak kaum milenial yang sehabis menonton, mencari tahu tentang Wing Chun, lewat google atau youtube.
"Wah ternyata Wing Chun adalah seni beladiri tradisional cina yang modern," kata Andre salah satu mahasiswa.
Penelurusan Tribun Manado, Wing Chun ternyata telah jadi gaya hidup sejumlah kaum warga di Manado, khususnya kaum milenial.
Di saat tempat kursus bela diri lainnya minim peminat, tempat pelatihan Wing Chun justru marak.
Mereka belajar Wing Chun karena beladiri ini berkonsep modern.
Cocok diaplikasikan dalam jaman kekinian yang serba cepat, inovatif namun muram.