Setelah Menikam Meidris, Erwin Ditikam, Tersangka Ditangkap Resmob Polda dan Tim Lipan

Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor Pol : LP/ 14 / I/2020/ Sulut/ Spkt/ Sek-Malalayang, Tanggal 12 Januari 2020.

Setelah Menikam Meidris, Erwin Ditikam, Tersangka Ditangkap Resmob Polda dan Tim Lipan
Istimewa
Kasus penikaman di wilayah Malalayang, Kota Manado, Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim Resmob Unit 1 dan 3 Polda Sulut, berkolaborasi dengan Tim Lipan Polsek Malalayang, Minggu (12/1/2020) tadi, berhasil menangkap satu pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam, yang terjadi di kompleks terminal Malalayang, Sabtu (11/1/2020) malam.

Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor Pol : LP/ 14 / I/2020/ Sulut/ Spkt/ Sek-Malalayang, Tanggal 12 Januari 2020.

Diketahui, laporan tersebut dibuat oleh Yunita Puasa (37), warga Kelurahan Malalayang, Lingkungan II, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulut.

Dijelaskan Kanit 1 Resmob Polda Sulut Iptu Lukyta Putra, pada hari Sabtu, 11 Januari 2020, sekitar pukul 22.00 Wita, telah terjadi tindak pidana penganiayaan di wilayah terminal Malalayang.

"Dimana korban lelaki bernama Meidris Puasa, alias Tua, bermaksud menegur lelaki Erwin Dehi, karena berteriak-teriak dan membuat keributan disekitar terminal Malalayang," katanya.

Lanjutnya, akhirnya terjadi cek cok antara korban dan lelaki Erwin.

"Erwin melalukan penganiayaan dengan cara menusuk dengan menggunakan sebilah pisau badik pada korban," ujarnya.

Tambahnya, tusukan tersebut mengenai punggung korban sebanyak tiga kali dan tangan kiri sebanyak satu kali sehingga korban Tua mengalami luka robek.

Pada saat terjadi tindak pidana penganiayaan tersebut, datang lelaki Nofri Amisan (21) warga Kelurahan Malalayang II, Lingkungan VII, Kecamatan Malalayamg.

Diketahui, lelaki Nofri merupakan keponakan dari korban.

Dia kemudian mendekati tersangka Erwin yang masih berada di TKP, dan merebut pisau yang dipegang lelaki Erwin.

Seketika, lelaki Nofri langsung melakukan penganiayaan terhadap lelaki Erwin, dengan cara menusuk tiga kali ke bagian perut dan di bagian tangan sebelah kanan sehingga menyebabkan luka robek di bagian perut dan tangan sebelah kanan.

“Korban Tua dan lelaki Erwin, saat ini di rawat di RS Prof Kandou Malalayang, sedangkan tersangka Nofri dalam proses pemeriksaan di Polsek Malalayang,” jelasnya. (Juf)

 FAKTA-FAKTA Penemuan Mayat Pasutri di Kos Manado, Posisi Gung & Rosna Tewas s/d Rekan Kerja Curiga

Penulis: Jufry Mantak
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved