Bencana Banjir dan Longsor di Sangihe

Kisah Eratus Saat Banjir Bandang, Bersama Istri Lari Membawa Cucu ke Lantai Dua

Bencana alam yang menimpa Desa Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe masih membekas

Kisah Eratus Saat Banjir Bandang, Bersama Istri Lari Membawa Cucu ke Lantai Dua
Tribun Manado / Fistel Mukuan
Kisah Eratus Saat Banjir Bandang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bencana alam yang menimpa Desa Lebo, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe masih membekas.

Sejak bencana terjadi Jumat 3 Desember 2020 lalu, pembersihan masih dilakukan hingga Minggu (5/1/2020).

Terlihat berbagai rumah di lokasi kejadian hancur dan rata tanah.

Ada juga kuburan yang bergeser tersapu banjir dan longsor.

Cerita Ibu Korban Banjir di Desa Lebo, Terseret Air ke Laut, Tuhan Tolong, Saya Belum Siap Meninggal

Banjir membuat rumah warga hancur dan rata tanah berbeda dengan rumah Eratus.

Terlihat di rumah Eratus hanya besi stainles di samping kiri rumahnya yang tercabut dari beton.

Sedangkan air naik sampai kurang lebih satu meter, di bagian sofa rumah masih ada tanda air setinggi 30 sentimeter.

Bagian kiri, rumah beberapa rumah hancur dan rata tanah. Depan dan belakang rumah juga hancur dan rata.

Tiga Hari Tertimbun Longsor, Siren Ontak Ditemukan Tim Gabungan Polri TNI dan Basarnas

Pasangan suami istri Eratus Muli (83) dan Alwina Ongkormol naik ke lantai dua saat banjir bandang terjadi.

Eratus mengatakan, saat kejadian mereka sudah bangun dan melihat banjir.

Ketika semakin membesar banjirnya, tidak bisa melewati jembatan yang ada di depan sebelah kanan rumah.

BNI Kanwil Manado Peduli Korban Banjir Bandang dan Longsor Sangihe

Karena banjirnya besar, air mulai meluap ke sebelah kanan jembatan yang ada di sebelah kiri rumah mereka.

"Ketika banjir lebih besar saya mengajak semua orang yang di rumah ini ada tujuh orang naik ke lantai dua rumah," kata Eratus.

Lanjutnya sampai sekarang listrik belum menyaladi rumahnya.

"Di depan rumah ini sempat terhalang kayu pohon besar tetapi tidak menghancurkan beton bagian depan rumah," tambahnya. (fis)

Ancaman Banjir dan Longsor, Pemerintah Daerah di Sulut Lemah Dalam Penegakan Aturan !

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved