Bencana Alam Banjir

Bencana di Jakarta, Ini Banjir Paling Mematikan di Dunia, Timbulkan Penyakit, Jutaan Orang Tewas

Hujan deras, kegagalan bendungan, gelombang badai, dan terkadang perubahan buatan manusia menyebabkan banjir besar yang merenggut ribuan nyawa.

Kolase Tribun Bogor/Tribun Jakarta
Ilustrasi -10 Banjir Paling Mematikan di Dunia, Musibah yang Timbulkan Penyakit hingga Tewaskan 1-4 Juta Orang 

Belanda pernah mengalami banjir terbesar yang mengerikan.

Negara ini dibentuk oleh muara sungai Rhine, Scheldt, dan sungai Meuse. Banjir Laut Utara dimulai pada Juni 1212 dan berakhir lebih dari enam bulan kemudian.

Diperkirakan telah menewaskan sekitar 60.000 jiwa. Ratusan ribu orang harus meninggalkan rumah mereka.

Ini juga menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada permukiman dan infrastruktur.

Belanda membutuhkan waktu lebih dari dua tahun untuk pulih dari banjir di Laut Utara.

2. Banjir St. Lucia, Belanda (1287)

Banjir St. Lucia pada 12 Desember 1287 menewaskan antara 50.000 dan 80.000 orang di Belanda dan Jerman Utara.

Sebelum banjir besar, hampir tidak ada air di danau Belanda mana pun.

Banjir itu dipicu oleh kombinasi antara gelombang air pasang, angin topan, dan tekanan rendah.

Itu menghancurkan beberapa desa dan kota-kota kecil.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved