Berita di Bitung

Ini Rekayasa Lalu Lintas saat Pergantian Tahun di Bitung, Warga Bisa Pantau Arus Kendaraan

Masyarakat dapat melihat dan mengetahui perkembangan arus lalu lintas lewat drone yang dioperasikan Lalu Lintas (Sat lantas) Polres Bitung.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
petugas gabungan Satlantas Polres Bitung, satpol PP dan Dishub Pemkot Bitung melakukan pemasangan tanda-tanda di sepanjang jalan Girian tepatnya di Wolter Monginsidi dan jalan trans Manado-Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Arus lalu lintas di Jalan Protokol Kota Bitung, tepatnya Wolter Monginsidi dan Jalan Trans Manado-Bitung di Girian, dapat terpantau melalui udara.‎

Masyarakat dapat melihat dan mengetahui perkembangan arus lalu lintas lewat drone yang dioperasikan  Lalu Lintas (Sat lantas) Polres Bitung.

"Jadi mulai Senin kemarin, kami sudah melakukan pantauan arus lalu lintas melalui drone di ruas jalan Girian dan direncanakan sampai Selasa besok jelang perayaan malam tahun baru," tutur AKP Anita Sitinjak Kasat Lantas Polres Bitung, Selasa (31/12/2019).‎

Lanjut mantan Kasat Lantas Polres Bolmong di Kotamobagu ini, informasi arus lalu lintas di sepanjang Jalan Girian melalui udara akan di posting melalui akun sosial media (sosmed) Facebook SatLantas Polres Bitung.

Rekayasa Lalu Lintas

Selain itu, dalam rangka momentum pergantian tahun 2019 menuju tahun baru 2020, Satlantas Polres Bitung melaksanakan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan konsentrasi kepadatan kendaraan di beberapa titik.

Di antaranya, pusat perbelanjaan, pasar dan supermarket di Kota Bitung.

Dia menambahkan untuk kendaraan yang hendak menuju Kota Bitung bisa melalui Jalur Alternatif Jalan 46 atau Jalan SH Sarundajang.

Dari arah SPBU Manembo-Nembo Bitung belok kiri, lalu belok kanan di kampus Stie Petra.

Jalan lurus hingga rumah sakit Manembo-nembo, persimpangan Pinokalan-Girian Atas, lurus hingga ke persimpangan Perum Bimoli, persimpangan Lembeh Permai hingga Kelurahan Paceda sampai jalan di Kecamatan Madidir.

Sedangkan masyarakat yang berkendara menuju kota Manado, pihaknya menganjurkan melalui jalan di Girian Bawah.

Dari arah Kota Bitung masuk ke depan Dodik Secata B Wangurer.

Lurus hingga ke persimpangan Kelurahan Girian Bawah, lewat jembatan ke Kelurahan Manembo-Nembo Bawah sampai di persimpangan gereja GMIM Pniel Manembo-Nembo.‎

Kenapa harus melalui jalan itu? karena di jalan Girian pada saat menyambut pergantian tahun di prediksi akan terjadi peningkatan volume masyarakat yang berbelanja dari pagi hari di pasar Girian.

Selain itu kami melakukan penyaringan dan pengalihan kendaran di sepanjang pasar Girian, kecuali kendaraan bermuatan bahan bakar minyak (BBM) dan Sembako.

"Mulai hari ini, truck roda enam atau lebih dilarang melintas di seputaran pasar Girian pada pukul 06.00 - 21.00 wita (kondisional) dan dapat beroperasi kembali pada pukul 22.00 wita," jelasnya.

Pihaknya bersama instansi terkait satpol PP dan Dinas Perhubungan Kota Bitung sudah memasang tanda dilarang jualan, dilarang parkir, dilarang berhenti dan tempat naik turun penumpang disejumlah titik di sepanjang jalan trans Manado-Bitung dan Wolter Monginsidi Girian.

Dari pengamatan Tribunmanado.co.id, lokasi pemasangan tanda larangan mulai terpasang di persimpangan pasar Girian-SMA Kristen T2, persimpangan gereja GPDI Girian Atas hingga persimpangan atau sering disebut warga perampatan Girian.‎(crz)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved