Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Beda Nasib Habib Rizieq Dianiaya dengan Karpet Merah Ahok, Ilham Bintang: Paradoks di Negeri

Ilham Bintang membandingkan nasib HRS yang dianiaya di Arab Saudi dengan Karpet Merah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Editor: Rhendi Umar
Kolase Foto Tribunmanado/foto tribunnews
Rizieq Shihab dan Ahok 

"Paradoks saya temukan di negeri ini. Tapi di negeri ini, orang menyambut Ahok dengan karpet merah.

Semua ayat-ayat dipakai janganlah kebencian membuat kamu tidak berbuat adil. Dipakai juga pasal 27 bahwa warga negara setara di mata hukum. Tapi untuk Ahok," tegas Ilham Bintang

"Makanya saya pertanyakan kontrasnya. Bagaimana dengan Habib Rizieq Shihab? Sudah 2 tahun 8 bulan dia disitu," tegas Ilham Bintang.

 Kondisi di Kediaman Habib Rizieq Shihab di Kota Mekah Arab Saudi, Ada 1000 Orang Hadir Saat Maulid

Menanggapi hal tersebut, Rocky Gerung angkat bicara

"Bukan sekedar paradoks atau diskriminasi. Tapi penelantaran warga negara," tegas Rocky Gerung,

"Ditelantarkan oleh negara. Tugas negara adalah melindungi, kalau belum bisa memakmurkan setidaknya melindungi.

"Habib Rizieq itu 2 tahun 8 bulan dalam keadan terlantar. Bukan terlantar secara harta, tapi terlantar secara batin psikologis, terlantar secara kepentingan politik," tegas Rocky Gerung.

"Dia minta pulang satu hari saja tidak bisa. Jadi negara melanggar 12 pasal HAM. Karena negara melanggar et of commision, tindakan membiarkan warga negara tidak terlindungi," tandas Rocky Gerung.

Ilham Bintang pun setuju dengan pernyataan Rocky Gerung.

"Disitu paradoks kulturnya. Dia ( Habib Rizieq Shihab) dicabut dari komunitasnya, dari kulturnya. Punya anak 7 dan terpisah. Apakah tidak ada rasa empati?" tanya Ilham Bintang. (*).

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved