Selasa, 21 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Prabowo Bukan Pendukung Khilafah, Tegaskan Pancasila Ideologi Final: Nyawa Saya Pertaruhkan

Megawati Soekarno Putri, mengajak Prabowo Subianto membuka diri kepada mereka yang mendukung khilafah, lantas apakah Prabowo pendukung Khilafah?

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rhendi Umar
Tribunnews/JEPRIMA
Megawati Soekarno Putri, mengajak Prabowo Subianto membuka diri kepada mereka yang mendukung khilafah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Megawati Soekarno Putri, baru-baru ini mengajak Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk membuka diri kepada mereka yang mendukung khilafah.

Ajakan Megawati disampaikannya dalam sambutan acara presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila di Istana Negara, Selasa (3/12/2019).

"Mungkin Mas Prabowo juga bisa di dalam fraksinya, buka diri ya Pak," pinta Megawati.

Lantas apakah Prabowo memang tidak mendukung khilafah?

Isu kedekatan Prabowo dengan gerakan Islam radikal yang hendak menegakkan khilafah di Indonesia tak lepas dari sejumlah insiden yang menyertainya selama kampanye saat bertarung di pemilihan Presiden.

Prabowo Subianto
Prabowo Subianto (KOMPAS.COM/ANDREAS LUKAS ALTOBELI)

Prabowo Puji Megawati Saat Ceritakan Masa Sulitnya Tak Punya Kewarganegaraan di Negeri Orang: Tepat

Pertengahan Maret 2019, saat melakukan safari politik di Cianjur, Jawa Barat, Prabowo terlihat menggunakan mobil dengan nomor polisi B 264 RIS.

Mobil tersebut milik Chep Hermawan, Ketua Umum Gerakan Reformasi Islam (Garis), yang diduga pernah memberangkatkan 156 warga Indonesia ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Selain itu, saat berkampanye di Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu (24/3/2019), bendera bertuliskan kalimat tauhid yang disebut al-Liwa, berkibar di tengah kerumunan massa.

Di Indonesia, bendera ini identik dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi yang konsisten menyuarakan konsep khilafah.

Prabowo sendiri membantah jika dirinya disebut mendukung Khilafah.

Dalam sesi debat Pilpres sebelumnya, Prabowo sudah berbicara langsung ke Jokowi mengenai tuduhan-tuduhan yang mengarah kepadanya selama ini.

Prabowo berbicara mengenai ada pendukung Jokowi yang menudingnya pro-khilafah.

"Saya ingin bertanya apakah Pak Jokowi tahu ada pendukung Pak Jokowi menuduh yang tidak tepat kepada saya," tutur Prabowo.

"Seolah-olah saya membela khilafah, seolah-olah saya melarang tahlilan dan sebagainya. Ini tak masuk akal," tutur Prabowo.

Prabowo Kehilangan Kewarganegaraan di Luar Negeri, Megawati Marahi Menlu dan Panglima TNI

Prabowo mengatakan dia dilahirkan oleh seorang ibu beragama Nasrani. Lalu, dia juga merupakan mantan anggota militer.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved