NEWS

Prabowo Bukan Pendukung Khilafah, Tegaskan Pancasila Ideologi Final: Nyawa Saya Pertaruhkan

Megawati Soekarno Putri, mengajak Prabowo Subianto membuka diri kepada mereka yang mendukung khilafah, lantas apakah Prabowo pendukung Khilafah?

Prabowo Bukan Pendukung Khilafah, Tegaskan Pancasila Ideologi Final: Nyawa Saya Pertaruhkan
Tribunnews/JEPRIMA
Megawati Soekarno Putri, mengajak Prabowo Subianto membuka diri kepada mereka yang mendukung khilafah 

Dalam sesi debat Pilpres sebelumnya, Prabowo sudah berbicara langsung ke Jokowi mengenai tuduhan-tuduhan yang mengarah kepadanya selama ini.

Prabowo berbicara mengenai ada pendukung Jokowi yang menudingnya pro-khilafah.

"Saya ingin bertanya apakah Pak Jokowi tahu ada pendukung Pak Jokowi menuduh yang tidak tepat kepada saya," tutur Prabowo.

"Seolah-olah saya membela khilafah, seolah-olah saya melarang tahlilan dan sebagainya. Ini tak masuk akal," tutur Prabowo.

Prabowo Kehilangan Kewarganegaraan di Luar Negeri, Megawati Marahi Menlu dan Panglima TNI

Prabowo mengatakan dia dilahirkan oleh seorang ibu beragama Nasrani. Lalu, dia juga merupakan mantan anggota militer.

"Nyawa saya pertaruhkan untuk Pancasila. Sungguh kejam. Saya percaya Pak Jokowi tak merestui itu," tutur Prabowo.

Bagi Prabowo Subianto Pancasila sudah final bagi Indonesia

"Saudara, bagi kami Pancasila ideologi final. Pancasila adalah hasil suatu kompromi besar, suatu kecemerlangan dari generasi pendiri bangsa kita," kata Prabowo Subianto di Hotel Shangri La, Jakarta Pusat.

Menurutnya, dengan adanya Pancasila, Indonesia bisa terbentuk dari ratusan budaya dan suku.

Untuk itu, dia bersama pasangannya, cawapres Sandiaga Uno, akan bertekad mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara.

Halaman
1234
Penulis: Rhendi Umar
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved