NEWS

Prabowo Bukan Pendukung Khilafah, Tegaskan Pancasila Ideologi Final: Nyawa Saya Pertaruhkan

Megawati Soekarno Putri, mengajak Prabowo Subianto membuka diri kepada mereka yang mendukung khilafah, lantas apakah Prabowo pendukung Khilafah?

Prabowo Bukan Pendukung Khilafah, Tegaskan Pancasila Ideologi Final: Nyawa Saya Pertaruhkan
Tribunnews/JEPRIMA
Megawati Soekarno Putri, mengajak Prabowo Subianto membuka diri kepada mereka yang mendukung khilafah 

"Karena itu kami bertekad untuk mempertahankan Pancasila sampai titik darah yang terakhir," tegasnya.

Prabowo Subianto juga bercerita sejak usia 18 tahun sudah mengikrarkan diri untuk menjadikan Pancasila terus membumi di Indonesia.

Ia pun berjanji akan melawan siapa pun yang akan mengubah ideologi negara.

"Saya dari sejak18 tahun telah tanda tangan, sumpah untuk membela Negara Kesatauan Republik Indonesia bersasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945," tuturnya.

"Kalau ada yang mau mengubah ini, akan saya hadapi dengan semua kekuatan yang ada pada diri saya," tegasnya.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu dengan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Syeikh Ishom Abid Atsaqofi di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (12/11).
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu dengan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia Syeikh Ishom Abid Atsaqofi di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (12/11). (kompas.com)

Megawati Minta Prabowo Buka Diri pada Pendukung Khilafah, Datang ke DPR: Padahal Saya Sudah Nunggu

Untuk menanamkan Pancasila ke generasi penerus, Prabowo Subianto menegaskan Pancasila harus masuk ke dalam ruang-ruang edukasi di Indonesia.

Hal itu ia sampaikan saat menanggapi pertanyaan panelis dalam debat keempat Pilpres 2019 terkait tema ideologi.

"Kita harus memasukkan Pancasila ke dalam pendidikan-pendidikan dari kecil. Dari awal, dari usia dini, di taman kanak-kanak, SD, SMP, SMA, harus dimasukkan dalam edukasi, bukan indoktrinasi," ucap Prabowo Subianto.

Dengan begitu, kata Prabowo Subianto, generasi penerus akan mengetahui bagaimana negara Indonesia dibentuk oleh founding fathers yang dipersatukan oleh Pancasila.

"Jadi generasi penerus harus mengerti dari mana datangnya Republik Indonesia," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Rhendi Umar
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved