Prabowo Perkuat Pertahanan: Incar Teknologi AS-Rusia hingga Inggris-Turki
Harapan besar soal pertahanan RI digantung ke Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Sang Menhan pun terus bermanuver
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
5. Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan dengan India
Menhan Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Rabu (13/11) lalu. Dalam pertemuan, kedua pihak membicarakan berbagai upaya untuk mempererat dan meningkatkan hubungan kerjasama bilateral antara Indonesia dan India khususnya di bidang pertahanan yang selama ini sudah terjalin baik.
Di bidang lainnya, India ingin kerjasama di bidang maritim juga perlu ditingkatkan karena memiliki peluang yang sangat besar untuk mendukung dan memperbesar peran kedua negara dalam mewujudkan stabilitas keamanan di kawasan khususnya Indo-Pasifik.
"Terlebih melalui gagasan poros maritim dunia, saat ini pemerintah Indonesia juga sedang berupaya untuk memperkuat jati diri sebagai negara maritim," kata Prabowo.
6. Mempererat Kerja Sama Pertahanan dengan Malaysia
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, bertemu dengan Menteri Pertahanan Malaysia, Mohammad Bin Sabu, di kantor Kementerian Pertahanan Malaysia, Kuala Lumpur. Kamis (14/11). Dalam pertemuan ini, Prabowo bertekad membangun hubungan erat dengan Malaysia. Mantan Danjen Kopassus tersebut berencana mengirim taruna untuk belajar di Malaysia.
"Saya juga sudah adakan pembicaraan dengan Yang Mulia Menteri Pertahanan Malaysia, banyak persamaan pandangan pemikiran kita banyak yang sama. Karena itu, sangat optimis melihat kedepan saya yakin hubungan kerjasama pertahanan Indonesia dan Malaysia akan semakin baik," kata Prabowo.
Upaya peningkatan kerjasama yang perlu dilakukan kedua negara diantaranya kerjasama di bidang pendidikan dan latihan, serta kerjasama industri pertahanan.
"Kami ingin mencari bentuk - bentuk kerjasama yang lebih baik lagi pertukaran perwira dan pertukaran siswa antara Indonesia dan Malaysia saya kira sangat baik. Dan juga kerja sama dibidang teknik dan industri pertahanan," jelasnya.
7. Jajaki Kerja Sama Militer dengan Beberapa Negara
Selain itu, Menhan Prabowo juga melakukan pertemuan bilateral membicarakan soal kerja sama militer dengan beberapa perwakilan negara saat ASEAN Defense Ministers Meeting (ADDM) Plus di Anantara Riverside Bangkok Resort, Thailand, Sabtu 16 November 2019.
"Antara lain bertemu secara bilateral dengan Wakil Perdana Menteri Thailand yang mewakili Perdana Menteri Thailand yang sekaligus Menteri Pertahanan, bertemu secara bilateral dengan Menhan Filipina, Menhan Vietnam,Menhan Brunai Darussalam, Menhan Laos, dan juga bertemu secara bilateral dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat," kata Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, Minggu (17/11).
Dia mengungkapkan, dalam setiap pertemuan secara bilateral tersebut Prabowo berdiskusi terkait dengan kerja sama pertahanan antardua negara. Terutama kerja sama pelatihan dan patroli laut untuk menangkal ancaman terorisme.
8. Kenalkan PT Pindad ke Menhan Se-ASEAN dan Amerika Serikat
Menhan Prabowo Subianto juga hadir dalam pertemuan ASEAN Defense Ministers Meeting (ADDM) Plus di Anantara Riverside Bangkok Resort, Thailand, Sabtu 16 November 2019. Acara ini juga dihadiri perwakilan dari Amerika Serikat, Jepang, RRT, Australia, Selandia Baru, Rusia dan Korea Selatan.
Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, dalam pertemuan dengan para menteri pertahanan itu, Prabowo memperkenalkan industri pertahanan tanah air terutama BUMN Pindad.
"Bahkan secara khusus Menhan Philipina mengapresiasi dan merasa puas dengan produk kapal dari Indonesia, dan Menhan Prabowo berharap Philipina bisa membeli lebih banyak produk-produk tank dari Pindad," kata Dahnil. (tribun/dtc/cnn/tmp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pertemuan-prabowo-erdogan_3.jpg)