Berita Kesehatan

Penderita Anoreksia yang Nyaris Tinggal Tulang Dipulihkan dengan Terapi Listrik

Kelainan pola makan yang membuat seseorang mengalami kelaparan atau tindakan menurunkan berat badan secara berlebihan, dikenal dengan Anoreksia

Penderita Anoreksia yang Nyaris Tinggal Tulang Dipulihkan dengan Terapi Listrik
NAKITA
Ilustrasi 

Mengutip dari Daily Mail,  saat ini penyembuhan untuk anoreksia nervosa dan bulimia bisa melalui terapi listrik berdaya ringan.

Perawatan ini bernama repetitive Transcranial Magnetic Stimulation (rTMS). Metode rTMS ini bekerja dengan merangsang aliran listrik di otak.

Aliran listrik ini akan meredakan depresi yang menjadi salah satu faktor utama terjadinya anoreksia dan bulimia pada diri seseorang.

Setelah satu orang wanita berusia 42 tahun mendapatkan rangsangan listrik lewat terapi ini sebagai perawatan untuk depresi, ia ternyata pulih dari bulima yang sudah ia derita selama 20 tahun.

Liverpool Samai Rekor Terbaik Saat Masa 1980-an, Tidak Kalah Dalam 31 Kali Pertandingan

''Terapi ini hanya akan digunakan apabila terapi lain seperti obat-obatan dan juga konseling tidak berjalan dengan baik.

Selain itu terapi ini juga akan bermanfaat untuk waktu yang lama dimana terapi lain biasanya hanya bertahan 5-6 bulan,'' kata Dr. Jonathan Downar, psikiater dari University of Toronto di Kanada.

Downar  menjelaskan hal ini pada pertemuan tahunan Society for Neuroscience.

Untuk penelitian ini, Dr Jonathan merekrut 20 pasien bulimia dan dia memberikan rangsangan listrik ringan di bagian otak frontal lobe yang bernama dorsomedial prefrontal cortex.

Pemberian rangsangan listrik berdaya ringan ini dilakukan setiap hari selama satu bulan.

Hasilnya, hanya ada delapan pasien yang tidak mendapat perubahan apapun.

Halaman
123
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved