News
Koalisi Golkar-Gerindra Menguat, Pasangan Tetty-Warouw Berpeluang Tantang ODSK
Wenny Lumentut baru saja didepak dari posisi Ketua DPD Gerindra Sulut. Penggantinya Wenny Warouw, Mantan Anggota DPR RI Dapil Sulut.
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Wenny Lumentut baru saja didepak dari posisi Ketua DPD Gerindra Sulut.
Penggantinya Wenny Warouw, Mantan Anggota DPR RI Dapil Sulut.
Pergantian ini menguatkan isu Gerindra menyiapkan koalisi untuk maju di Pemilihan Gubernur Sulut 2020.
2 kursi DPRD Sulut jadi modal Partai Gerindra, dibutuhkan Partai Golkar untuk melengkapi tiket ke Pilgub 2020.
Golkar punya 7 kursi, ditambah 2 dari Partai Gerindra maka jumlahnya pas 9 kursi sesuai yang disyaratkan mengusung calon di Pilgub.
Taufik Tumbelaka, Pengamat Politik Sulut mengatakan, koalisi Golkar-Gerindra memang berpeluang mengusung calon.
Pertama, dari perolehan kursi kedua partai ini pas jumlahnya mengusung calon.
Kedua, Golkar memang membutuhkan koalisi untuk mengusung calon.
"Gerindra bisa jadi koalisi, karena Golkar butuh tiket mengusung calon," kata dia.
Jika Golkar-Gerindra koalisi maka opsi yang paling memungkinkan mengusung Ketua-Ketua Partai.
"Tetty Paruntu Ketua Partai Golkar, dan Wenny Warouw Ketua Partai Gerindra," kata dia.
Pasangan ini bisa jadi pesaing PDI Perjuangan yang kemungkinan akan kembali mengusung Olly Dondokambey-Steven Kandouw (ODSK).
Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Ferryando Lamaluta mengatakan, Partai Golkar memang harus berkoaliasi dengan partai lain.
Golkar masih perlu menambah 2 kursi lagi, mengingat saat ini tercatat 7 kursi partai di DPRD Sulut.
“Pastinya komunikasi politik dengan partai lain untuk koalisi mengusung calon di Pilgub nanti terus kami lakukan,” ucapnya.