Berita Boltim

Sejak Januari hingga September Sudah 83 Kasus DBD, Dinkes Imbau Jumat Bersih Harus Ditingkatkan

Meskipun pada tahun 2019 lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2018, berharap tidak akan bertambah kasus DBD.

Sejak Januari hingga September Sudah 83 Kasus DBD, Dinkes Imbau Jumat Bersih Harus Ditingkatkan
TRIBUN MANADO/SITI NURJANAH
Sammy D Rarung 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pergantian musim sangat rentan dengan penyakit, termasuk penyakit DBD.

Penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti.

Sejak bulan Januari hingga September di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terdata sudah 83 kasus DBD.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boltim, Eko Marsidi melalui Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinkes Boltim Sammy D Rarung SKM MKes, kepada tribunmanado.co.id, Selasa (05/10/2019).

Sementara itu, Ia menjelaskan untuk data tahun 2018 terdapat 92 kasus dan pada tahun 2017 terdapat 27 kasus DBD.

Meskipun pada tahun 2019 lebih sedikit dibandingkan dengan tahun 2018, Ia berharap tidak akan bertambah kasus DBD.

"Ya karena data itu masih sampai pada September, semoga saja hingga akhir tahun tidak ada lagi kasus DBD," ucapnya.

Oleh karena itu, Ia pun berharap untuk program pemberantasan penyakit DBD dalam penanganan kasus tersebut pihaknya butuh kerja sama lintas sektor.

"Butuh dukungan dari pemerintah, mulai dari aparat desa hingga ke tim penggerak PKK kecamatan bahkan tokoh-tokoh agama untuk pelaksanaan pencegahan penyakit DBD," ucapnya.

Menurutnya, salah satu upaya-upaya yang mungkin dilaksanakan di lintas desa itu perlu ditingkatkan Jumat bersih.

Halaman
12
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved