64 Persen Orang Mati Suri Mengaku Melihat Roh, Berhasilkah Ilmuwan Jelaskan Fenomena Ini?
Mati suri masih menjadi misteri, padahal 4-15 persen penduduk dunia pernah mengalaminya.
Hasilnya, mayoritas pasien-pasien yang disebut mati suri ini dalam studi Crislip tidak benar-benar mati.
Hanya sedikit pasien yang memiliki garis datar atau otaknya benar-benar mati saat mati suri.
Itu pun paling lama hanya terjadi selama 10 detik sebelum pasien sadar kembali.
• Tanggapan Prabowo soal Terima Gaji, Rumah dan Mobil Dinas, Beda Pernyataan dengan Jubir Dahnil Anzar
Kesalahan ini dikarenakan sulitnya mendefinisikan kematian itu sendiri. Kematian melibatkan berhentinya berbagai macam mekanisme dalam tubuh.
Itulah yang membuat para peneliti hingga sekarang belum bisa menentukan apakah kematian adalah suatu kejadian atau momen tertentu, atau sebuah proses?
Menjelaskan pengelihatan orang mati suri
Lantas, bila tidak benar-benar mati, bagaimana sains menjelaskan pengelihatan orang-orang yang mati suri?
Sebuah studi yang dipaparkan di European Academy of Neurology Congress pada bulan Juni 2019 mungkin bisa menjawabnya.
Menurut para ahli yang menulis studi ini, mati suri mungkin ada hubungannya dengan gangguan tidur pada tahap REM, tahap dalam siklus tidur di mana seseorang bermimpi sementara ototnya mengalami kelumpuhan.
• Persebaya Tunjuk Pelatih Baru Gantikan Wolfgang Pikal
Orang-orang yang sering mengalami gangguan tidur REM, misalnya ketindihan, ternyata juga memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami mati suri.
Para ahli menemukan hal ini setelah menganalisis informasi dari 1.034 orang di 35 negara.
289 di antaranya melaporkan pernah mengalami mati suri, dan 106 di antaranya dianggap benar-benar mengalami mati suri setelah mengisi survei yang diberi oleh para ahli.
47 persen responden yang pernah mengalami mati suri melaporkan gejala gangguan tidur REM.
Proporsi ini jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan responden yang tidak pernah mengalami mati suri, yakni hanya 14 persen saja.
• Jenis Makanan yang Sehat untuk Tubuh dan Juga Baik untuk Lingkungan
Melihat hal ini, para ahli pun berpendapat bahwa beberapa pengalaman mati suri bisa merefleksikan kemunculan tiba-tiba dari fitur-fitur menyerupai tidur REM di otak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kenali-4-tanda-maut-seseorang-sudah-dekat_20170821_113814.jpg)