Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lifestyle

Olahraga 2 Kali Sehari Tak Baik untuk Kesehatan, Mengapa?

Olahraga dua kali sehari bisa membantumu meraih target kebugaran lebih cepat, jika targetmu adalah penurunan berat badan atau target kompetisi

Editor: Finneke Wolajan
tribunnews
foto olahraga lompat tali 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Olaraga yang dilakukan dua kali dalam sehari tak baik untuk kesehatan.

Aktivitas fisik akan mengurangi risiko terkena penyakit dan bisa meningkatkan performa tubuh kita.

Olahraga juga bisa mempercepat pertumbuhan otot, meningkatkan sintesis protein, dan kapasitas metabolik.

Olahraga dua kali sehari bisa membantumu meraih target kebugaran lebih cepat, jika targetmu adalah penurunan berat badan atau target kompetisi.

Namun, jika hal ini dilakukan dengan benar.

Sebab, tanpa strategi yang tepat, olahraga hingga dua kali sehari justru bisa berbahaya bagi kesehatan.

Baca: 7 Manfaat Kunyit yang Diakui Dunia Barat, Bisa Mencegah dan Mengobati Berbagai Penyakit

Baca: 10 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, dari Sauna Hingga Konsumsi Kacang-kacangan

Baca: 10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula dan Susu, Bersihkan Perut Hingga Antioksidan Bagi Tubuh

Apa alasannya?

Kebanyakan orang bahkan sulit menemukan waktu olahraga satu kali sehari, namun ada orang lainnya yang super aktif dan bersemangat untuk berolahraga.

Olahraga dua kali sehari sebetulnya umum dilakukan oleh para atlet ketika latihan untuk kompetisi spesifik, sehingga mereka bisa melatih bagian tubuh secara spesifik dalam sehari.

Namun, jika bukan seorang profesional, olahraga dua kali sehari bisa membebani tubuh secara berlebih dan bisa melipatgandakan risiko olahraga berlebih.

Olahraga berlebih bisa berdampak buruk pada sistem neuromuskular, meningkatkan kemungkinan cedera, mengganggu pola tidur, hingga menurunkan sistem imun.

Terlalu banyak berolahraga membuat tubuh tidak punya cukup waktu untuk pemulihan di antara waktu olahraga, itulah mengapa risiko cedera meningkat.

Apalagi jika olahraga yang dipilih adalah olahraga intensitas tinggi.

Hal itu bisa memicu kelelahan fisik ekstrim, ketidakseimbangan hormon dan weight loss plateau alias berat badan tidak bisa lagi turun.

Apa yang harus dilakukan?

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved