Minggu, 14 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lifestyle

Pemerintah Larang Minyak Goreng Curah, Ini Penggantinya yang Lebih Sehat

Mendag Enggartiasto Lukita mengatakan keputusan ini diambil untuk meningkatkan mutu dan keamanan pangan yang dikonsumsi

Tayang:
Editor: Finneke Wolajan
Kompas.com
Ilustrasi minyak goreng 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kementerian Perdagangan RI mengimbau agar tahun 2020 minyak goreng curah tak lagi dijual.

Masyarakat menggantinya dengan minyak goreng kemasan.

Mendag Enggartiasto Lukita mengatakan keputusan ini diambil untuk meningkatkan mutu dan keamanan pangan yang dikonsumsi.

Namun masyarakat juga harus selektif dalam memilih minyak goreng dalam kemasan.

Sebab tak semua jenis minyak goreng memiliki kualitas yang sama bagi kesehatan.

Dilansir dari situs resmi American Heart Association, demi kesehatan jantung Anda, ganti minyak goreng yang tinggi lemak jenuh dan trans dengan minyak goreng yang mengandung lebih sedikit lemak jenuh dan bebas lemak trans.

Baca: 7 Manfaat Kunyit yang Diakui Dunia Barat, Bisa Mencegah dan Mengobati Berbagai Penyakit

Baca: 10 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, dari Sauna Hingga Konsumsi Kacang-kacangan

Baca: 10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula dan Susu, Bersihkan Perut Hingga Antioksidan Bagi Tubuh

Jenis-jenis minyak memenuhi kriteria ini seperti minyak canola, minyak jagung, minyak zaitun, minyak kacang tanah, minyak kesumba, minyak kacang kedelai dan minyak bunga matahari.

"Intinya, pilih minyak yang mengandung kurang dari empat gram lemak jenuh per sendok makan, dan bebas dari minyak terhidrogenasi atau lemak trans," tulis American Heart Association.

Minyak-minyak yang "lebih sehat" ini aman digunakan untuk memasak sehari-hari, termasuk menumis dan pan frying (menggoreng dengan sedikit minyak).

Namun, American Heart Association tidak merekomendasikan metode deep-frying (menggoreng dengan minyak banyak).

Akan tetapi, patut diketahui bahwa semua jenis minyak goreng menurun kualitasnya ketika mulai berasap.

Itulah sebabnya para dokter meminta Anda untuk membuang minyak dan mulai dengan yang baru bila mulai berasap atau bahkan terbakar.

Hindari juga penggunaan minyak goreng lebih dari sekali atau jika minyak goreng sudah mulai berbau tidak sebab.

Pasalnya, penggunaan berulang atau penyimpanan yang terlalu lama bisa membuat minyak mengalami oksidasi sehingga kualitasnya menurun atau menjadi tengik.

Agar minyak goreng tahan lebih lama, simpan dalam tempat yang gelap dan sejuk.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
Live
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved