Pemegang Polis Menggugat Jiwasraya ke Pengadilan

Persoalan gagal bayar polis PT Asuransi Jiwasraya bergeser ke pengadilan. Enam nasabah menggugat Jiwasraya ke Pengadilan Negeri

Pemegang Polis Menggugat Jiwasraya ke Pengadilan
kontan.co.id
Kantor PT Asuransi Jiwasraya 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Persoalan gagal bayar polis PT Asuransi Jiwasraya bergeser ke pengadilan.  Enam nasabah menggugat Jiwasraya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

Dalam gugatannya, enam nasabah itu menyebutkan, Jiwasaraya melakukan ingkar janji atau wanprestasi atas pembayaran polis dan imbal hasil.   Gugatan tersebut telah terdaftar di pengadilan sejak tanggal 27 September 2019.

Baca: Pacu Kinerja, SDPC Akan Merilis Produk Sendiri    

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Makmur membenarkan, adanya gugatan tersebut sebagai yang terpapar dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) di situs resmi PN Jakarta Pusat.

Gugatan yang terdaftar dengan nomor 589/Pdt.G/2019/PN Jkt.Pst menyebutkan, enam penggugat Jiwasraya adalah Meike Sudirga Pamaputera, Stephen Putra Kurniawan, Irwan Tjokrosaputra, Tjiam Toap Kieuw, Susanti, dan Suryani Kurniawan.

"Iya benar ada gugatan sesuai data SIPP. Sekarang belum ada kuasa hukum yang mereka tunjuk," kata Makmur kepada KONTAN, Rabu (9/10).

Mengutip SIPP, terdapat tiga poin pokok perkara diajukan para penggugat. Pertama, mereka ingin PN Jaksel menerima dan mengabulkan seluruh gugatan atas Jiwasraya. Kedua, menyatakan Jiwasraya telah melakukan perbuatan ingkar janji kepada nasabah.

Baca: Prediksi: IHSG dan Rupiah Menanti Hasil Perundingan Dagang

Ketiga, menghukum Jiwasraya membayar ganti rugi masing-masing kepada penggugat I senilai Rp 6,47 miliar yang berasal dari kerugian material dan kerugian immaterial.

Untuk kerugian material dirinci dari nilai pokok investasi Rp 5,5 miliar dan nilai jatuh tempo periode investasi
Rp 440 juta untuk nomor Polis RA040107288 tanggal 30 November 2016.

Selain itu, juga nilai pokok investasi sebesar Rp 600 juta dan nilai tunai jatuh tempo periode investasi sebesar
Rp 36 juta untuk nomor polis RA040107288 tanggal 30 November 2016.

Serta membayar bunga moratoir sebesar 6% pertahun dari sisa kewajiban kepada penggugat. Sedangkan Kerugian Immateril tidak dapat dinilai dengan uang.

Namun, akibat perbuatan yang dilakukan Jiwasraya membuat penggugat menjadi terganggu dan menghambat dalam memenuhi kebutuhan. Untuk itu, mereka ingin Jiwasraya dihukum untuk membayar ganti rugi immaterial sebesar Rp 500 juta.

Baca: Novel Bamukmin Berseragam Advokat Penuhi Pemeriksaan Polisi

Jadwal sidang perdana ini akan diselenggarakan pada Selasa (15/10). Sayang, Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko belum mau menjawab pertanyaan KONTAN soal gugatan tersebut. (Ferrika Sari)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved