Gerindra-Golkar Rebutan Ketua MPR: Begini Peluangnya

Partai Gerindra punya keinginan besar menduduki kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat ( MPR) RI periode 2019-2024.

Gerindra-Golkar Rebutan Ketua MPR: Begini Peluangnya
tribunnews
Presiden Jokowi menyalami anggota legislator usai pelantikan di gedung DPR RI Senayan Jakarta, Selasa (1/10/2019). 

Selain itu, akan dibahas juga rencana pembentukan fraksi-fraksi dan kelompok DPD dan penyampaian calon pimpinan MPR dari masing-masing fraksi dan kelompok.

"Rapat ini sifatnya konsultasi, jika masih ada perubahan, rencana jadwal acara sidang paripurna MPR masih bisa diubah atau disesuaikan," ucap Hillary Brigitta Lasut, dalam keterangannya, Selasa (1/10/2019).

Baca: Mahasiswa dan Polisi Bersalaman usai Demo

"Namun ada hasil rapat paripurna DPD yang berhasil memutuskan empat pimpinan DPD. DPD sudah selesai memilih pimpinan DPD sehingga membawa titik terang. Akhirnya rancangan jadwal acara sidang paripurna MPR bisa disepakati perwakilan fraksi dan kelompok DPD. Rancangan jadwal acara sidang paripurna MPR ini akan dibawa dalam sidang paripurna MPR Rabu besok pukul 10.00 WIB," ucapnya.

Sebanyak 711 anggota MPR RI periode 2019-2024 resmi dilantik. Prosesi pelantikan anggota MPR hasil pemilu 17 April 2019, ini ditandai pengucapan sumpah dan janji anggota MPR, yang dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung Prof Hatta Ali.

Menurut Anggota MPR dari Kelompok DPD Oni Suwarman, pelantikan merupakan prosesi yang sakral dan penting. Namun, lebih penting lagi bagaimana menjalankan amanat yang sudah diberikan, untuk ikut memperjuangkan kemajuan daerah melalui jalur DPD.

Karena itu Oni meminta maaf, jika selama lima tahun keberadaannya di DPD belum bisa menyentuh seluruh aspirasi daerah yang diwakili. Ia berjanji akan tetap berusaha memperjuangkan kepentingan daerah dalam meningkatkan taraf hidup warganya.

"Yang penting buat saya lurus-lurus saja, jangan sampai kena masalah. Lakukan dengan optimal yang bisa kita lakukan. Jangan memaksakan diri, apalagi kalau itu menyebabkan kita terkena masalah hukum," kata Oni, dalam keterangan tertulis, Selasa (1/10/2019).

Dalam acara pelantikan yang berlangsung di Gedung Nusantara Komplek Parlemen Jakarta, itu, Oni pun menyinggung soal banyaknya aksi demo mahasiswa pada pelaksanaan sidang. Menurut Oni, hal itu sangat wajar, karena demo merupakan salah satu bentuk penyampaian aspirasi, dan diperbolehkan undang-undang. Demo juga merupakan bagian kritik dari masyarakat, asal tidak dilakukan dengan cara-cara yang memanciung kerusuhan.

Sementara itu, anggota MPR Fraksi PDI Perjuangan Krisdayanti mengaku tenang menapaki keberhasilannya menjadi anggota MPR. Pasalnya ia mengaku cukup mendapat pembekalan dari MPR, termasuk bahan-bahan sosialisasi Empat Pilar MPR.

Baca: Siswa SMP Meninggal Setelah Diberi Ganjaran Berlari, Ini Dugaan Penyebab Secara Medis

Krisdayanti berharap dirinya bisa mengemban kepercayaan yang diberikan PDI Perjuangan dan masyarakat yang telah memilihnya menjadi anggota dewan pada pemilu lalu.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved