Konsesi Sawit
Diprotes Warga, Perusahaan Pengelola HGU Sawit Bantah Akan Caplok Lahan Pertanian
Beberapa waktu terakhir, penolakan terhadap kebun sawit di wilayah tersebut akhir-akhir ini kembali marak.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor:
PT ASI menawarkan skema tumpang sari. Petani bisa menanam di sekitar sawit. Bibit disediakan perusahaan. "Demplot demplot sudah kami persiapkan," ucap dia.
Satu di antara tanaman yang ditawarkan, lanjut dia, adalah sejeni ubi yang punya nilai ekonomis tinggi.
Terpisah, Asisten II Pemkab Bolmong Yudha Rantung saat dikonfirmasi mengakui awalnya ada penolakan warga terhadap kebun sawit. "Tapi pada akhirnya sudah ada solusi," kata dia.
Kata Yudha, pihaknya sudah bernegosiasi dengan perkumpulan masyarakat petani dari organisasi tani maju.
Perkumpulan ini mengklaim punya anggota 331 KK dan 448 jiwa. Tuntutan mereka adalah minta lahan pertanian untuk digarap.
Disepakati, Pemkab memfasilitasi para petani untuk memperoleh tanah negara guna diolah jadi lahan pertanian. “Kami fasilitasi masyarakat ke Depdagri dan BPN," kata dia.
Menurut dia, kewenangan untuk memperoleh tanah negara ada di pusat. Pihaknya hanya memfasilitasi. (*)
BERITA SELEB
Baca: Sempat Disinggung Tessa Mariska, Nikita Mirzani Bongkar Dalang di Balik Kasus Penelantaran Anak
Baca: Kerap Terlihat Tegar, Tangis Nikita Mirzani Pecah Saat Sajad Ukra Libatkan Anak dalam Kasus Hukum
Baca: Total Kekayaan Ayu Ting Ting Dikabarkan Capai Rp 200 M, Yuk Intip Isi Rumah Mewahnya!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pt-asi-45450215121.jpg)