Sejarah Indonesia
Tan Malaka Bapak Republik Indonesia, Pernah Diminta Bacakan Proklamasi Oleh Soekarno Tapi Menolak
Tan Malaka adalah tokoh pejuang pemikir yang sosoknya menjadi misteri tersendiri dalam sejarah kemerdekaan indonesia.
Sukarno ingin bertemu karena ia mendengar bahwa Tan tengah berada di Jakarta.
Sebagai bagian dari golongan muda, Sayuti cukup tahu di mana Tan berada. Pertemuan pun diatur sedemikian rupa.
Dalam kesaksiannya yang pernah dimuat di Sinar Harapa 1976, Sayuti mengatakan bahwa Sukarno berpesan kepada Tan untuk mengganti posisi Sukarno jika ada sesuatu terjadi dengan dirinya dan Hatta.
Amanah Sukarno ditanggapi dengan biasa oleh Tan. Itu tertulis dalam memoarnya, Dari Penjara ke Penjara, Tan mengatakan:
“saya sudah cukup senang bertemu Presiden Republik Indonesia, republik yang sudah lama saya idamkan.”
Kemerdekaan tidak menjadikan hidup Tan merdeka, ia tetap menjadi tokoh yang dikejar-kejar, bahkan oleh negara yang dicita-citakannya sendiri.
1949 Tan meninggal di ujung bedil tentara republik di seputaran Kediri, Jawa Timur.
Dan sampai mati, Tan tetaplah Bapak Revolusi yang sunyi.
(Moh Habib Asyhad)
Sport dan Kesehatan
Baca: Tim Yamaha Pilih Tetap Berjuang, Andalkan Rossi dan Vinales
Baca: Penyebab Sakit Kepala dan Cara Menghilangkannya, Periksa Jadwal Tidurmu
Baca: Cerita Pilu Suarez di Barcelona, Dibuang Pelatih, Tak Diterima Messi
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Tan Malaka Rupanya Pernah Diberi Peran oleh Soekarno Bacakan Teks Proklamasi, Tapi Menolak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tan-malaka_20180925_135641.jpg)