Kandouw Lawan Sepadan Tetty-Vicky: Begini Analisa Pengamat Politik
Konstelasi politik di Sulawesi Utara berubah cepat usai Kongres V PDIP di Bali. Olly Dondokambey yang masih dipercayakan
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Konstelasi politik di Sulawesi Utara berubah cepat usai Kongres V PDIP di Bali. Olly Dondokambey yang masih dipercayakan sebagai Bendahara Umum PDIP diplot masuk Kabinet Jilid II Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Wakil Gubernur Steven Kandouw dapat tugas baru menggantikan posisi Olly sebagai gubernur.
Gerak gerbong PDIP ikut menentukan eskalasi menjelang Pilkada Serentak 2020. Sulut akan menggelar pilkada. Spekulasi soal posisi ‘papan dua’, calon wakil gubernur ramai dibicarakan.
Ada sejumlah nama yang mencuat. Mulai Herson Mayulu, Anggota DPR RI terpilih hingga Edwin Silangen, Sekretaris Provinsi Sulut dipredikasikan layak mendampingi Kandouw. Pilihan lain, mengambil kader dari luar partai.
Baca: SBY-AHY-Ibas Bergantian Jaga Eyang Habibah
Steven-Mayulu atau Steven-Edwin akan bertarung dengan ‘joker’ Partai Nasdem Vicky Lumentut-Tatong Bara atau Elly Lasut-Tatong Bara. Dari kubu Partai Golkar, ada Christiany Eugenia Paruntu yang disebut akan bersanding dengan Ketua PAN Sulut Sehan Landjar.
Isu regenerasi ramai di internal PDIP Sulut. Ketua DPC PDIP Kota Manado Richard Sualang mengaku sudah mendengar berita itu di media massa. Kata dia, akan ada waktunya disampaikan langsung Ketua DPD PDIP Sulut Olly ke kader. "Pak Olly ditugaskan partai, kader tidak bisa mencegah, kader harus dukung keputusan partai," ujar Sualang, Senin (12/8/2019).
Keputusan penting partai ini tentu akan secara terbuka disampaikan, mungkin dalam waktu dekat. "Hari Kamis ada pembekalan DPRD-DPR terpilih se-Sulut, mungkin akan disampaikan. Kita tunggu saja," kata dia.
Apapun keputusan partai, Gubernur Olly tetap jadi gubernur atau jadi menteri, kader harus menerima. "Menduduki jabatan seperti itu dalam rangka penugasan partai. Jadi menteri atau kepala daerah itu langsung wewenang Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri)," ujar Anggota DPRD Sulut terpilih ini.
Sebagai kader, kata dia, harus dukung semua penugasan partai. "Saya rasa Pak Olly ditugaskan jadi menteri atau ditugaskan jadi gubernur, ditugaskan di mana saja, pasti menerima. Kader di bawah tetap mendukung langkah beliau, kami satu komando dari atas ke bawah, " ungkap dia.
Baca: Rachmawati Menangis Bicara UUD 1945: Ini Kata Try Sutrisno soal Amandemen Melenceng
Ketua DPC PDIP Kota Tomohon, Caroll Senduk pun mengungkapkan hal senada. "Apapun keputusan partai, kita kader PDIP siap laksanakan," kata Wakil Ketua DPRD Tomohon ini. Gubernur ataupun menteri itu penugasan partai, Ibu Megawati pasti sudah punya pertimbangan.
Pengamat politik dari Universitas Sam Ratulangi Alfons Kimbal menilai, sosok Steven pantas dimajukan sebagai calon gubernur dari PDIP jika Olly hendak jadi menteri. "Beliau pantas maju karena beliau merupakan kader terbaik partai moncong putih dan saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulut," kata dia.
Sebut dia, Steven punya banyak keunggulan. Dari struktur partai, ia bisa diterima hingga dukungan konstituen partai dipastikan bulat. "Tradisi PDIP kalau sudah memilih calon ‘A’ pasti semua mendukung calon yang sudah ditentukan, tidak ada yang dikecewakan tetapi pada akhirnya semua mendukung," kata dia.
Faktor pendukung lainnya adalah struktur partai. Sebagai Wagub, Steven bisa mengendalikan birokrasi.
"Pilkada itu bukan hanya pertarungan lokal tetapi juga pertarungan para elite, makanya struktur birokrasi yang dimaksudkan itu adalah struktur birokrasi dari pusat ke daerah yang bisa digunakan oleh partai politik," kata dia.
Meski demikian, ia menilai, perlu strategi khusus untuk menang tanpa Olly.
Baca: Pasha Ungu Incar Kursi Gubernur: Ini Permintaannya ke Mendagri
Memilih calon wagub dari luar partai bisa jadi pilihan. "Strategi pertama memilih calon wagub dari luar partai untuk memperkuat dukungan di masyarakat," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/steven-siap-jadi-gubernur.jpg)