TePI: Presiden Jokowi Perlu Libatkan Publik untuk Mencari Calon Menteri
Presiden dapat melibatkan publik untuk mendapatkan calon menteri terbaik. Parpol nonparlemen juga bisa mengajukan calonnya ke publik.
Siaran Pers
Dalam Kongres Ke-5 PDIP di Bali kemarin, isu tentang kursi Kabinet Jokowi-Amin kembali mencuat.
Padahal, isu ini sudah sempat tenggelam seiring dengan banyaknya isu lain yang muncul dalam kancah politik nasional.
Pasalnya, dalam Kongres itu, Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum yang kembali dipilih, dihadapan Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Yusuf Kalla, Wakil Presiden terpilih KH Ma'arif Amin dan Para Ketua Partai yang hadir serta semua peserta Kongres menyatakan dengan sangat tegas bahwa PDIP harus diberikan jatah kursi lebih banyak dibanding partai lain.
Tentu permintaan ini tidak terlalu mengejutkan.
Sebab, PDIP adalah partai pemenang Pemilu dan secara otomatis juga memiliki kursi lebih banyak di parlemen dibanding dengan partai koalisi pendukung 01 lainnya.
Wajar saja dan malah semestinya memang begitu.
Karena itu, Jokowi pun lalu memberikan jaminan itu.
Dalam sambutannya di Kongres PDIP tersebut, Jokowi menegaskan bahwa akan memberikan jatah kursi lebih banyak kepada PDIP.
Kelihatannya, partai politik lainnya juga tak akan keberatan dengan hal itu.
Namun, sebetulnya soalnya bukanlah semata pada berapa jatah kursi yang akan didapat partai koalisi?
Juga, siapa dapat banyak dan siapa dapat sedikit?
Atau, apakah juga partai pendukung yang tak masuk parlemen akan diberikan kursi kabinet?
Bahkan, apakah partai pendukung Paslon 02 juga akan dapat jatah?
Baca: Ibadah Haji 2019, Hal Langka Terjadi, Hujan Deras Guyur Padang Arafah
Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Idul Adha 2019, Cocok Dibagikan Lewat Medsos, Bikin Status Atau Kirim di WA
Baca: Ketika Anak Ruben Onsu Mau Tabrak Sarwendah Sampai Mati, Ternyata Disuruh Pria yang Thalia Tunjuk
Lalu, apakah partai koalisi akan setuju jika partai pendukung Paslon 02 juga masuk kabinet?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kordinator-nasional-komite-pemilih-indonesia-tepi-jeirry-sumampow.jpg)