Penemuan Granat
Warga Temukan Granat Aktif Saat Menggali Tanah, 2 Anggota TNI Diturunkan Untuk Mengamankan
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Danramil memerintahkan dua anggotanya Serda Arifin dan Koptu Pelealu
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga menemukan benda mencurigakan saat menggali tanah timbunan untuk pembuatan talud saluran irigasi di Kelurahan Koya Kecamatan Tondano Selatan, Minggu (4/8/2019).
Dalam proses pembuatan saluran irigasi, Doni Kuhon (38) yang beralamat di Lingkungan Satu Kelurahan Wengkol Kecamatan Tondano Timur dan ikut serta dalam pembuatan saluran tersebut mengidentifikasi benda mencurigakan tersbut.
Sesuai dengan keterangan saksi saudara Doni Kuhon dalam kronologi kejadian mengatakan, "Bahwa saat menggali tanah timbunan, tiba-tiba alat sekop yang saya gunakan menyentuh benda keras yang tertanam ditanah," ujarnya.
Karena merasa curiga akan benda tersebut, akhirnya Saudara Doni berusaha menggali lebih dalam lagi dan
berusaha untuk mengeluarkan benda tersebut, setelah dikeluarkan ternyata benda mencurigakan itu berupa granat tangan berjenis nenas.
Dalam hal ini, saudara Doni segera melaporkannya kepada piket Komando Distrik Militer (Kodim) 1302/Minahasa dan yang menerima laporan Pejabat Perwira Piket Serma Lodik Barantian.
Baca: Kejar Pengemudi Toyota Fortuner Pelaku Tabrak Lari, Polisi Keluarkan Pistol Antisipasi Hal Ini
Baca: UPDATE Korban Meninggal Gempa bumi Banten Jadi 5 Orang, BNPB: Panik Hingga Jantungan Jadi Penyebab
Baca: Jelang Kongres Ke V PDIP, Isu Jokowi Gantikan Megawati, Kehadiran Prabowo Hingga Kritik Rocky Gerung
Follow Facebook Tribun Manado
Menindak lanjuti Laporan tersebut, Serma Lodik dengan segera menembusi Komandan Komando Rayon Militer 1302-01/Tondano Pelda Djonie J Bura selaku pemegang wilayah Tondano,
dengan segera memerintahkan anggotanya dua orang Babinsa Sertu Stenly Tindas dan Serda Jarot untuk turun kelokasi tempat ditemukan benda tersebut.
"Setelah dilokasi penemuan (TKP) dan diadakan pengecekan,
ternyata benar benda tersebut sebuat Granat Nenas yang masih aktif dan masih lengkap dengan penguci serta pengumpil yang masih utuh dalam kondisi berkarat karena tertanam lama," tandas Pelda Bura.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Danramil memerintahkan dua anggotanya Serda Arifin dan Koptu Pelealu
untuk menjemput dan mengamankan Granat tersebut ke Koramil menggunakan kendaraan Operasional Patroli dengan menyiapkan tempat yang berisikan pasir sesuai dengan prosedur pengamanan bahan-bahan peledak.
Baca: 5 Fakta Pelaporan Hotman Paris Oleh Farhat Abbas Terkait Dugaan Kasus Pornografi
Baca: Aurel Menambah Daftar Anggota Paskibra yang Meninggal, Berikut Kisah dari Kasus Serupa
Baca: Cemburu Lihat Foto Suaminya Viral Bantu Wanita Korban Kecelakaan, Istri Malah Bikin Polisi Masuk UGD
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO
Menyikapi akan penemuan tersebut, Danramil melaporkannya kepada Komandan Komando Distrik Militer Letkol Inf Slamet Raharjo dan berkoordinasi dengan Staf Intel Kodim Pelda Bernadus