Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dinas Kehutanan

Dinas Kehutanan Andalkan Hutan Objek Wisata Alam, Selanjutnya Kembangkan DAS

Plt Kadis Kehutanan Sulut, Roy Tumiwa mengatakan , satu di antara bagian penting pariwisata yakni objek wisata

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Maickel Karundeng
ryo noor/tribun manado
Dinas Kehutanan Andalkan Hutan Objek Wisata Alam, Selanjutnya Kembangkan DAS 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Pemerintah Provinsi Sulut lewat Dinas Kehutanan coba mewujudkan program Pariwisata Pemerintahan Olly Dondokambey Steven Kandouw (ODSK) .

Plt Kadis Kehutanan Sulut, Roy Tumiwa mengatakan , satu di antara bagian penting pariwisata yakni objek wisata.

Sulut cukup berlimpah objek wisata alam, misalnya hutan. 

Dua hutan yang dikelola Dinas Kehutanan Provinsi yakni Taman Hutan Rakyat (Tahura)  Gunung Tumpa HV Worang dan Hutan Gunung Kawasan

"Infrastruktur dua objek wisata ini terus ditingkatkan, kita kordinasi dengan pihak terkait, soal infrastruktur, " kata dia kepada Tribunmanado.co.id, Sabtu (3/8/2019).

Hutan sangat berpotensii menjadi objek wisata populer, apalagi khusus gunung Mahawu di Tomohon kawasannya saat ini jadi kewenangan provinsi. 

Gunung Tumpa pun menampilkan lengkap dengan pemandangan laut Sulawesi, berjejer Pulau Bunaken dengan aman lautnya, Pulau Manado Tua, Pulau Mengejar, Pulau Siladen, Pulau Naen Besar dan Pulau Naen Kecil.

Pemandangan Teluk dan Kota Manado pun bisa dinikmati juga dari atas puncak gunung. Lokasi ini pun sudah jadi spot olahraga dirgantara.

Roy mengatakan, setelah dua spot gunung.  Dinas Kehutanan mencoba mewujudkan penataan Daerah Aliran Sungai (DAS)

Tak hanya sebagai objek wisata tapi pencegahan terhadap banjir Kota Manado. 

DAS itu sumber kehidupan tapi saat ini yang ada DAS itu jadi bagian belakang untuk tempat buangan. 

DAS harusnya jadi beranda depan, Sulut misalnya punya DAS Tondano. Jika ditata dengan baik,  DAS bisa jadi objeknl wisata potensial.

"Pak Gubernur dan Wakil Gubermur (ODSK) mengharapkan yang menjadi program pemerintah dalam pengelolaan DAS itu harus secara bersinergi," katabsiam

Pengelolaan harus  bersifat sistemik bukan secara parsial sebab optimalisasi dan sinergitas penanganannya bukan dilihat akibat dari itu tapi dari penyebabnya sehingga tidak mengakibatkan permasalah permasahan DAS yang selama ini terjadi.  (ryo) 

Baca: Ray Dondokambey Putra Gubernur Olly Ikut Meriahkan Pemecahan Dekor Dunia Selam di Manado

Baca: Berbahaya, Jangan Konsumsi Susu Bersamaan Dengan Makanan Ini, Berisiko Penyakit Jantung

Baca: Istri Hajar Suaminya yang Berprofesi Polisi Gara-gara Bantu Wanita Kecelakaan, Masuk UGD Rumah Sakit

Baca: Kisah Permintaan Terakhir Terpidana Mati Paling Fenomenal, Bikin Bulu Kuduk Merinding

Baca: Suntik Gadis 14 Tahun di Kebun, Pemuda Asal Dumagin Dilaporkan ke Polisi

Baca: Kisah Permintaan Terakhir Terpidana Mati Paling Fenomenal, Bikin Bulu Kuduk Merinding

Baca: Tenaga Honorer Diatas 35 Tahun, Diangkat jadi PNS? Simak Penjelasan BKN

Baca: Jokowi Rasakan Guncangan Gempa Bermagnitudo 7.4 SR Saat Dalam Perjalanan

Baca: Pemindahan Ibu Kota Butuh Rp 466 T, Andre Rosiade Menyurat ke Jokowi: Disinilah Jerat Utang

Baca: Struktur PDIP Menyesuaikan Kabinet Jokowi-Maaruf, Jadi Pembahasan di Kongres PDIP

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved