Pileg 2019

Foto Calon DPD Peraih Suara Terbanyak Ini Digugat ke MK

Farouk Muhammad menggugat KPU Nusa Tenggara Barat ( NTB) terkait foto anggota DPD Evi Apita Maya.

Editor: Aldi Ponge
dok. KPU NTB
Foto Evi Apita Maya, peraih suara terbanyak calon DPD RI wilayah NTB 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) gara-gara meloloskan ' foto cantik' di Surat Suara.

Farouk Muhammad menggugat KPU Nusa Tenggara Barat ( NTB) terkait foto anggota DPD Evi Apita Maya.

Farouk menilai 'foto cantik' Evi Apita Maya diedit secara berlebihan.

Evi Apita Maya adalah caleg nomor urut 26 Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berhasil menorehkan suara terbanyak yakni 283.932 suara dan dipastikan lolos ke Senayan.

Sebelumnya, ada 23 calon anggota DPD yang berebut kursi senator tersebut di NTB.

Yang mengejutkan, Evi mengalahkan wajah-wajah lama petahana dalam perebutan kursi DPD di NTB seperti mantan istri Tuan Guru Bajang ( TGB) Zainul Majdi yakni Hj. Robiatul Adawiyah.

Calon anggota DPD nomor 43 itu hanya mampu menarik 114.534 suara pemilih di NTB.

Foto calon anggota DPD RI Evi Apita Maya yang dipersoalkan oleh saksi Farouk Muhammad yang mengangap Evi melakukan pemalsuan dokumen karena fotonya jadi cantik. Evi sendiri lolos ke Senayan lantaran foto cantiknya tersebut
Foto calon anggota DPD RI Evi Apita Maya yang dipersoalkan oleh saksi Farouk Muhammad yang mengangap Evi melakukan pemalsuan dokumen karena fotonya jadi cantik. Evi sendiri lolos ke Senayan lantaran foto cantiknya tersebut (Dok. Istimewa)

Selain Robiatul Adawiyah,  Prof Dr Farouk Muhammad, calon anggota DPD nomor urut 27 yang hanya meraih 188.687 suara juga gagal kembali ke Senayan.

Termasuk Baiq Diyah Ratu Ganepi dan Gede Syamsul Mujahidin yang masing-masing hanya mengantongi 126.811 suara dan 155.363 suara.

Bukan hanya digugat karena foto cantik yang digunakan, saksi calon DPD RI Farouk Muhammad dan Oni Husaini Alzufri juga membuat pengaduan dugaan politik uang dengan bagi-bagi sembako saat kampanye yang dilakukan Evi Apita Maya.

"Saksi melaporkan bahwa adanya pemalsuan dokumen atau gambar pengunaan foto, sebagai persyaratan administrasi calon perseorangan anggota DPD RI. Semestinya bakal calon mengunakan foto terbaru maksimal 6 bulan sebelum pendaftaran di KPU," kata komisioner KPU NTB Syamsudin sebelum rapat pleno ditutup, Selasa (14/5/2019) dini hari.

Baca: Ayah dan Anak Korban Kecelakaan Dimakamkan di Satu Peti, Ini Cerita Istri, Ibu dan Oma Korban

Baca: Ketagihan, Remaja Ini Rela Tempuh 2 Jam Perjalanan Untuk Bisa Dapat Akses Internet Demi PUBG

Baca: Guru SD Main dengan Siswanya di Kelas, Saat Begituan Dijaga Murid Lainnya, Sang Ibu Ungkap Soal Foto

Baca: Pengajuan Kasasi Prabowo-Sandi di MA Kembali Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Baca: Jokowi-Prabowo Rekonsiliasi: Simak Pergerakan Rupiah

Baca: Amien Rais Beberkan Surat Prabowo: Begini Permintaannya

Baca: Ubah Gaya Hidup Adalah Cara Alami Atasi Hipertensi, Berikut 6 di Antaranya

Baca: Waspada Sebelum Terlambat, Kenali Tanda Awal Kanker Sedang Berkembang

Dipilih karena gunakan foto cantik

Gubernur NTB Zulkieflimansyah sempat membicarakan mengenai 'foto cantik' calon anggota DPD Evi Apita di sela-sela pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat di Pendopo Gubernur. 

"Banyak yang memilih karena melihat foto yang menarik dalam pemilu kita," seloroh Gubernur NTB Zulkieflimansyah (23/4/2019) lalu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved