Begini Alasan Presiden Titip Satu Kriteria Pimpinan KPK

Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) memenuhi undangan Presiden Joko Widodo

Begini Alasan Presiden Titip Satu Kriteria Pimpinan KPK
kompas.com
Presiden Joko Widodo bertemu panita seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Korupsi. Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/6/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel Capim KPK) memenuhi undangan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/6). Kepada anggota Pansel Capim KPK tersebut, Presiden Jokowi menitipkan satu kriteria calon pimpinan KPK, yakni pimpinan KPK harus memiliki keterampilan manajerial atau managerial skill.

Sebab, menurut Presiden, seorang pimpinan KPK tak hanya memerlukan kemampuan investigatif saja, namun juga membutuhkan kemampuan manajerial untuk mengatur tata kelola institusi.

Baca: Penumpang Ambil Alih Serang Sopir saat Bus Melaju: 12 Korban Meninggal dan 45 Luka-luka

"Presiden mengharapkan pimpinan KPK ke depan harus mempunyai apa yang namanya managerial skill yang sangat kuat," ujar anggota Pansel Capim KPK, Diani Sadia, usai pertemuan.

Pansel mengapresiasi masukan dari Presiden itu. Kriteria tersebut memang menjadi bagian kriteria yang akan dicari oleh Pansel dari para calon pimpinan KPK. "Karena internal dan eksternal KPK ini perlu juga kita benahi," ujar Diani.

Menurutnya, Pansel juga mempunyai tugas besar untuk mencari sosok-sosok pimpinan KPK yang tidak sekadar memiliki kemampuan investigasi atau hal teknis berkaian dengan pencegahan dan pemberantasan korupsi. "Karena sekali lagi, KPK akan kita benahi, baik di eksternal maupun internal," ujar Diani.

Ketua Pansel Yenti Garnasih mengatakan, masukan itu muncul ketika Presiden Jokowi dan anggota Pansel Capim KPK membicarakan dinamika pencegahan dan pemberantasan korupsi terkini.

"Kami membahas berbagai permasalahan yang ada di dalam dinamika pemberantasan dan pencegahan korupsi selama empat tahun terakhir ini. Presiden sangat memahami dan mengikuti dinamika yang ada," ujar Yenti.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga meminta agar para anggota Pansel dapat mengemban amanah seleksi capim KPK dengan baik sehingga bisa menghasilkan komisioner yang baik.

Baca: Jadwal Copa America 2019 - Jepang vs Chile, Live KVision TV Hari Selasa (18/6/2019) Pukul 06.00 WIB

Selain Yenti Ganarsih dan Diani Sadia, beberapa anggota Pansel Capim KPK yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi itu adalah Indriyanto Senoadji (wakil ketua), Harkristuti Harkrisnowo, Hamdi Moeloek, Marcus Priyo, Hendardi, Al Araf, dan Mualimin Abdi. Pertemuan Jokowi dan Pansel KPK berlangsung tertutup dari awak media.

"Ya kami diundang Presiden. Bapak Presiden menyampaikan nanti mungkin ya, bahwa kita harus mengemban tugasnya dengan baik, menghasilkan komisioner yang baik, dengan melihat keadaan sekarang supaya kita menghasilkan komisioner yang bisa lebih baik. Baik dalam penindakan maupun permasalahan internal, pastinya kemungkinannya seperti itu," kata Yenti sebelum pertemuan.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved