Kisah Sufi
Si Pengembala Unta yang Ternyata Adalah Gurunya Guru Sufi
Khazanah dalam dunia islam amatlah luas. Mutiara pengetahuan darinya juga berlimpah. Salah satunya adalah kisah para penempuh jalan sufi.
Dalam hal ini, ungkapan Ali ibn Abi Thalib sangat bagus ketika menggambarkan kesucian, “Sebaik-baik kesucian adalah menyembunyikan kesucian itu.”
Dalam paham keagamaan sehari-hari, kita juga mengenal ada yang disebut sebagai orang-orang yang suci, tempat-tempat yang suci, dan waktu-waktu yang suci.
Secara implisit, konsep kesucian itu juga sering kali dikaitkan dengan sejumlah ritual dalam Islam, misalnya zakat, sedekah, wudhu, dan lain-lain; konsep ini juga terkait dengan istilah-istilah seperti subh, quds, mash, dan lain-lain.
Baca: Info 62% Hangat Diperdebatkan, Penyesat 02, Demokrat: Logika Kalah di Jawa, Tidak Mungkin Menang
Baca: Awal Bulan Puasa, Syahrini Layani Reino Barack, Luna Maya Ngapain?
Baca: #2019GantiPresiden Ditiadakan Sang Penutur, Senior: Sakit Perut dan Mengadu Domba Pihak 02
Baca: Kisah Hurrem, Wanita Cerdas Asal Polandia yang Membuat Sultan Ottoman Terpukau
Baca: Terekam & Transparan, Kubu 01: Tidak Mungkin Tindak Kebaikan Berlandaskan Hal Keburukan
Sumber: http://www.nu.or.id/post/read/79683/kisah-penggembala-unta-dan-pencari-guru-sufi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gambar-seorang-sufi-tengah-menari-sembari-melafadzkan-kidung-kidung-cinta.jpg)