Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Viral di Medsos, Baliho Prabowo-Sandi Bertuliskan'Jangan Percaya Quick Count di TV-TV'

Sebuah baliho berisi pesan provokatif agar masyarakat tak percaya quick count di televisi viral medsos.

Editor: Rhendi Umar
surya
Baliho Jangan Percaya Quick Count Terpasang di Gapura Masjid Almadinah, Ciledug, Tangerang pada Sabtu (20/4/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah baliho berisi pesan provokatif agar masyarakat tak percaya quick count di televisi viral medsos (media sosial).

Selain larangan, baliho tersebut juga berisi pesan bahwa Real Count Prabowo-Sandi menang di Pilpres 2019. 

Hanya saja, baliho tersebut berumur tak sampai sehari. Diketahui, pemasangnya adalah tokoh masyarakat.

Pada pada Minggu (21/4/2019), baliho itu diturunkan setelah aparat kepolisian melakukan pendkatan persuasif.

Baliho Pilpres itu berukuran 5 meter x 4 meter. Dalam sebuah gambar yang diterima Kompas.com (jaringan SURYA.co.id), tulisan lengkap dalam baliho itu sebagai berikut : 

"Jangan Percaya Quick Count di TV-TV, Real Count 02 Prabowo-Sandi, Insya Allah Dipastikan Akan Unggul & Menang #2019PrabowoSandi RI 1 & RI 2".

Baca: Massa Gelar Aksi Damai di Depan Kantor KPU, Beri Dukungan dan Doa Bersama

Baliho itu sempat terpasang di gapura pintu masuk Masjid Almadinah, Ciledug, Tangerang.

Di lokasi sudah tak terlihat keberadaan baliho tersebut.

Hanya ada spanduk-spanduk acara yang terpasang di sekitar lokasi masjid.

Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto membenarkan keberadaan baliho tersebut.

Dia mengatakan, baliho itu dipasang oleh tokoh masyarakat di sekitar wilayah masjid. Namun, ia tak menyebutkan identitas dari tokoh tersebut.

"Saya tahunya kemarin malam, Minggu (20/4/2019), habis maghrib. Kemudian saya temui yang bersangkutan," kata Supiyanto kepada Kompas.com (jaringan SURYA.co.id) pada Senin (22/4/2019).

Saat menemui beberapa tokoh masyarakat tersebut, pihaknya langsung melakukan upaya persuasif dengan memberikan pengertian kepada mereka.

"Kemarin Minggu pagi sudah tuntas setelah saya persuasi, saya baik-baikin, sudah diturunkan sama yang masang sendiri," kata dia.

"Baliho itu kemudian dibawa dan disimpan sendiri oleh mereka," kata dia lagi.

PDIP memamerkan war room atau ruang penghitungan suara pileg dan pilpres 2019 kepada awak media di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Senin (22/4/2019).
PDIP memamerkan war room atau ruang penghitungan suara pileg dan pilpres 2019 kepada awak media di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Senin (22/4/2019). (KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Halaman
123
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved