Kemenristekdikti dan LPPM Unsrat Dukung Pengembangan Klaster Kelapa di Minsel

Di daerah Minsel ini terdapat 49 ribu hektar tanaman kelapa dengan 27.336 petani kelapa.

Kemenristekdikti dan LPPM Unsrat Dukung Pengembangan Klaster Kelapa di Minsel
IST
Kemenristekdikti dan LPPM Unsrat Dukung Pengembangan Klaster Kelapa di Minsel 

Kemenristekdikti dan LPPM Unsrat Dukung Pengembangan Klaster Kelapa di Minsel

Laporan Wartawan Tribun Manado Andrew Alexander Pattymahu

TRIBUNMANADO.CO.ID,AMURANG- Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) merupakan salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Sulawesi Utara (Sulut). Di daerah ini terdapat 49 ribu hektar tanaman kelapa dengan 27.336 petani kelapa.

Beberapa waktu lalu Kementrian Perindustrian RI menetapkan Minsel menjadi 'Daerah Ekselen Kelapa 2020'. Kini, potensi kelapa di Minsel mendapat lirikan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi.

Baca: HEBOH! Ketahuan Lewat Aksi Sang Istri, Polisi Amankan 4 Video Adegan Panas 2 Pejabat Kepala Dinas

Kemenristekdikti menggandeng Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Mahasiswa (LPPM) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menemui Asisten I Setdakab Minsel, Jumat (12/4/2019)

Dalam kunjungan itu digelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Pembahasan Startegi Implementasi Klaster Buah Kelapa'. Ketua LPPM Unsrat yang diwakili Yantje Uhing di sela-sela diskusi pembahasan tersebut dalam hal ini serabut kelapa.

"Unsrat mendukung sepenuhnya pengembangan kaster buah kelapa di Minsel. Pemkab juga sudah bersedia menyediakan lahan untuk pengembangan itu," kata Uhing yang juga sebagai Koordinator Pusat Kewirausahaan Unsrat.

Baca: 4 Video Mesum Sesama Kepala Dinas Terbongkar, Istri Langsung Bertindak dan Lapor Polisi

Nampak hadir juga dalam FGD ini Deddy Tooy Tim Peneliti Unsrat dan Kepala Bidang Penguatan Inovasi Kemenristekdikti RI dan Denny Keintjem Asisten 1 Setdakab Minsel.

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Chintya Rantung
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved