Penabrak Pejalan Kaki di Jalan AA Maramis Tak Ditahan, Ini Tanggapan Kasat Lantas Polresta Manado

Kasat Lantas Polresta Manado AKP Risno Luas, mengatakan pihaknya tetap memproses kasus ini sesuai prosedur yang ada

Penabrak Pejalan Kaki di Jalan AA Maramis Tak Ditahan, Ini Tanggapan Kasat Lantas Polresta Manado
TRIBUNMANADO/JUFRY MANTAK
Kasat Lantas Polresta Manado AKP Risno Luas. 

Penabrak Tan Giok Hok Gridssen Bawole Tak Ditahan, Ini Tanggapan Kasat Lantas Polresta Manado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Keluarga Tan Giok Hok Gridssen Bawole (72), korban lakalantas di Jalan AA Maramis, Kecamatan Mapanget, Manado, sempat mempertanyakan mengenai penabrak yang tak ditahan.

Kasat Lantas Polresta Manado AKP Risno Luas, mengatakan pihaknya tetap memproses kasus ini sesuai prosedur yang ada.

Tan Giok Hok ditabrak pengemudi mobil yang merupakan oknum dosen di Unima pada 5 Maret 2019.

"Mengenai peristiwa yang terjadi 5 maret 2019 ini, kami sudah komitmen pada penyelesaian perkaranya. Kami sudah berupaya melakukan BAP terhadap saksi dan peningkatan berkasnya sudah kami siapkan," ujar Kasat Lantas, Senin (25/3/2019)

"Tidak ada indikasi dari kami untuk tidak menyeriusi kasus ini," tegasnya.

Baca: Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas di Jalan AA Maramis, Oknum Dosen di Manado Tak Ditahan

Baca: Keluarga Korban Laka Lantas di Jalan AA Maramis Datangi Sat Lantas Polresta Manado

Dijelaskan Kasat Lantas, dari awal setelah kejadian, pihaknya sudah tangani kasus ini.

"Kami sudah perhitungkan dari awal, proaktif dari penabrak begitu baik, sih penabrak tidak melarikan diri," bebernya.

"Sudah kami buat langkah-langkah untuk pertemuan antara penabrak dan keluarga korban. Sebab sih penabrak birman (tetangga) dari korban, dan pertemuan itupun dilakukan luar kantor kami sudah beberapa kali dilakukan, dan harapan kami pertemuan itu bukan suatu bentuk bahwa kasus ini seakan-akan tidak kami proses," tambahnya.

Keluarga almarhum Tan Giok Hok Gridssen Bawole, korban lakalantas di depan Hotel Mel's Inn.
Keluarga almarhum Tan Giok Hok Gridssen Bawole, korban lakalantas di depan Hotel Mel's Inn. (tribun manado)

Diungkapkan Luas, kalau mengenai penahanan si penabrak, pihaknya sudah memperhitungkan bahwa penabrak proaktif dari pengemudi begitu baik, saat pemeriksaan pengemudi selalu hadir dan tidak melarikan diri.

"Barang buktinya kami tahan sampai saat ini. Berkasnya sudah jalan sampai sekarang. Pihak kami sudah melakukan pemeriksaan pengemudi, dan saksi-saksi yang ada," ungkapnya.

Kejadian tersebut terjadi di ruas Jalan AA Maramis, Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, tepatnya di depan Hotel Mel’s Inn, Selasa, 5 Maret 2019 sekitar pukul 05.30 Wita.

Korban ditabrak mobil saat bermaksud menyeberangi jalan raya menuju ke rumahnya, usai memarkirkan mobilnya di halaman kosong seberang jalan. (Juf)

Penulis: Jufry Mantak
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved