7 Poin Penting Orasi Prabowo saat Kampanye Terbuka di Manado: Bantah Dukung Radikalisme

7 Poin Penting Orasi Prabowo saat Kampanye Terbuka di Manado: Bantah Dukung Radikalisme

7 Poin Penting Orasi Prabowo saat Kampanye Terbuka di Manado: Bantah Dukung Radikalisme
ISTIMEWA
Prabowo Subianto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyampaikan orasi dalam kampanye terbuka di Lapangan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado pada Minggu (24/3/2019) sekitar pukul 11.20 Wita

Prabowo di lokasi kampanye kurang dari 60 menit termasuk dalam menyampaikan orasi.

Dia lebih lama menyapa dan berjabat tangan pendukungnya. 

Berikut hal-hal penting yang disampaikan Prabowo Subianto dalam orasinya:

1. Sengaja Pilih Manado 

"Saya terima kasih atas sambutan begitu meriah, demikian gemuruh. Luar biasa Manado, Sulawesi Utara," katanya.

Prabowo mengungkapkan kampanye terbuka pertama ini, dirinya sengaja datang ke tanah Minahasa.

"Kampanye terbuka pertama, saya pilih tanah kelahiran ibu saya, di dalam badan saya mengalir darah kawanua, darah Minahasa. Saya ini orang Langowan," tegasnya.

2. Berantas Kemiskinan

Prabowo mengungkapkan perjuangannya agar Indonesia menjadi bangsa pemenang bukan bangsa yang kalah.

"Kita ingin Indonesia menang. Kita ingin Indonesia adil dan makmur," tegasnya dalam orasinya

Prabowo menegaskan tekadnya untuk memberantas kemiskinan. 

"Kita tak akan membiarkan kelaparan, kita tak bisa membiarkan orang-orang tak bekerja dengan baik," katanya

3. Turunkan Harga dalam 100 Hari

Prabowo mengaku sudah berkonsultasi dengan para pakarnya untuk menurunkan harga bahan pokok.

Hal itu akan dilakukannya dalam 100 hari kerja jika terpilih jadi presiden.

Dia berjanji akan menurunkan harga daging yang dinilainya memberatkan rakyat dan meningkatkan penghasilan petani.

"Kita akan teruskan harga listrik segera. Dalam 100 hari pertama kita turunkan harga-harga itu," tegasnya.

4. Kebocoran Rp 1.000 Triliun per Tahun

Prabowo Subianto kembali mengungkapkan kebocoran kekayaan negara.

"Kekayaan Indonesia mengalir keluar dari Indonesia. Kekayaan kita tak tinggal di Indonesia," ungkap Prabowo dalam orasinya.

Prabowo mengklaim kebocoran kekayaan Indonesia mencapai Rp 1.000 triliuan per tahun

"Saya hitung kebocoran anggaran  25 persen. Ada mungkin terusik dan kebakaran jenggot. Saya tidak menyalakan siapa-siapa-siapa, itu bukan salah satu dua orang. Ini kelemahan sistem yang harus kita robah," tegasnya

Prabowo nengaku sudah menghitung kekekayaan negara yang mampu menuntupi kebocoran itu.

"Kita akan punya uang untuk memperbaiki keadaan rakyat semuanya. BPJS kita perbaiki, gaji dokter, perawat, bidan dan gaji guru honorer akan kita perbaiki," tegasnya.

5. Naikkan Gaji

Tak hanya itu, Prabowo berjanji akan menaikkan gaji PNS, Polri dan gaji tentara.

"Gaji jaksa dan hakim kita perbaki. Hakim harus harus diperbaiki supaya dia tidak disogok," tegasnya

Prabowo mengatakan jika terpilih dia akan meminta kontrak para pejabat negara agar untuk tidak memperkaya diri selama menjabat.

"Kalau mereka tak bersedia. Saya tak akan pilih mereka sebaga pejabat di pemerintahan saya," jelasnya.

 6. Kirimlah Putra Minahasa ke Istana 

Prabowo Subianto meminta dukungan kepada warga Sulawesi Utara (Sulut)

 Prabowo mengungkapkan Sulawesi Utara memiliki laut luas dengan kekayaan yang banyak. 

"Apakah rakyat sudah menikmati kekayaan tersebut?" tanyanya kepada pendukung yang hadir.

Katanya warga Sulut yang selalu menonjol di berbagai bidang. "Paman saya dua meninggal saat berjuang tahun 1946," ungkapnya

Dia meminta masyarakat untuk memanfaatkan kedaulatannya saat pencoblosan untuk memilih yang terbaik.

"Salah coblos negara kita tidak akan bangkit-bangkit lagi. Rakyat Sulawesi Utara bagaimana kalian tidak dukung putra seorang Minahasa," katanya.

Dia berharap mendapat dukungan masyarakat Sulawesi Utara dalam pemilihan presiden 2019.

"Saya berharap saudara-saudara mendukung saya, kirimlah seorang putra Minahasa ke istana di Jakarta," pintahnya. 

Dia berjanji akan kembali lagi ke Manado.

"Saya janji akan berusaha kembali ke sini lagi karena saya harus datang ke makam opa-opa saya di Langowan dan di Tondano," bebernya

7. Bantah Dukung Radikalisme

 Prabowo Subianto mengaku difitnah soal dirinya menjadi radikal atau mendukung radikalisme. 

"Mana mungkin saya 9 bulan dirahim seorang ibu nasrani, mungkinha saya jadi islam radikal. Pakai akal sehat tapi sekarang banyak yang tidak pakai akan sehat, asal ngomong saja," tegasnya

Dia mengungkapnya sudah menyatakan siap mati terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak usia 18 tahun.

 "Negara yang saya bela adalah negara kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945. Siapa yang merubah negara ini, merubah pancasila akan berhadapan dengan saya," bebernya

Sehingga dia menegaskan akan mempertahankan NKRI dan kerukunan suku ras, agama dan etnis. Namun, dirinya tetap akan menegakkan keadilan.

"Yakinlah hati saya dan jiwa saya untuk membela saudara-saudara," tegasnya

Penulis: Aldi
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved