Berikut Sejarah Awal Penetapan Peringatan Hari Perempuan Internasional, yang Jatuh pada Hari Ini
Berikut Sejarah Awal Penetapan Peringatan Hari Perempuan Internasional, yang Jatuh pada Hari Ini
Berikut Sejarah Awal Penetapan Peringatan Hari Perempuan Internasional, yang Jatuh pada Hari Ini
Hari Perempuan Internasional
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Hari Perempuan Internasional atau dikenal dengan Hari Perempuan Sedunia diperingati tiap tanggal 8 Maret.
Baca: Baru Tiga SMP Siap Gelar UNBK Mandiri di Sitaro
Baca: Pemko Tomohon Adakan Monitoring dan Evaluasi Retribusi Persampahan dan Pelayanan Kebersihan 2019
Baca: Ini Jalannya Diskusi Rasionalisasi Politik oleh Warga Kawanua di Jakarta
Baca: Grab menjadi Decacorn Pertama di Asia Tenggara, Berikut Lima Faktanya
Hari ini, Google Doodle juga memperingatinya dengan logo Google bertema istilah perempuan dalam berbagai bahasa di dunia pada halaman utamanya.
Tidak hanya sekedar gambar, logo Google juga bisa Anda klik untuk membaca beberapa quotes dari tokok wanita inspiratif di dunia yang dipilih Google.
logo Google Doodle dalam memperingati Hari Perempuan Internasional (Screenshoot google)
Hari Perempuan Sedunia pertama kali dirayakan tahun 1909 untuk menghormati peristiwa mogok kerja para buruh perempuan di pabrik garmen New York tahun 1908.
Mereka mogok kerja karean kondisi kerja yang mengerikan.
Berbagai tuntutan diungkapkan di antaranya untuk kesetaraan upah, pengurangan jam kerja, dan pemberian cuti yang masuk akal.
Perempuan merasa masih diperlakukan secara diskriminatif dari para pekerja pria.
Tidak hanya itu, kini makin banyak lagi kasus yang berkembang dan menjadi tuntutan di Hari Perempuan Sedunia.
Mulai dari pelecehan, penganiayaan, kekerasan dan perbedaan perlakuan.
Baca: Harga Tiga Bahan Pokok Naik di Pasar Ondong Sitaro, Cabai rawit Naik Jadi Rp 60 Per Kilogram
Baca: BERITA HANGAT: Seorang Pria Tewas Ketika Hendak Memasang Bendera Partai
Baca: Asap dari Dua Kawah Gunung Karangetang Masih Terlihat
Baca: Tarik Napas Dalam-dalam hingga Minum Teh Jahe Dapat Mencegah Muntah. Berikut Tips Lainya
Satu laporan PBB menemukan bahwa perempuan didiskriminasi hampir di setiap negara di dunia.
Sementara satu dari tiga perempuan pernah menjadi korban kekerasan fisik atau pelecehan seksual.
Berdasarkan keinginan untuk lebih dihargai dan dihormati, maka Hari Perempuan Sedunia masih tetap dirayakan hingga sekarang.
Peringatan Hari Perempuan Sedunia biasaya dirayakan dengan pertunjukan kesenian, diskusi, demonstrasi, pawai, hingga konferensi.
Tujuan awal Hari Perempuan Internasional ini untuk mewujudkan kesetaraan gender secara utuh bagi perempuan.