9 Fakta Kecelakaan Marcelino Mongi di Kairagi: Teman Ungkap Sifat Korban hingga Polisi akan Cek CCTV
9 Fakta Kecelakaan Dialami Marcelino Mongi di Kairagi: Kronologi, Percakapan Terakhir hingga Teman Ungkap Kelakuan
Penulis: Aldi Ponge | Editor: Aldi Ponge
Selanjutnya Keluarga Besar SMA Eben Heazer menggelar Ibadah Penghiburan.

6. Tulis surat untuk Tuhan.
Dua pekan sebelum meninggal kecelakaan, Marcelino Mongi menulis surat untuk Tuhan.
Surat tersebut ditulisnya saat Reat-reat sekolah di Panti Semadi Tomohon pada 24-25 Januari 2019.
Berikut isi surat yang dibacakan Gurunya, Ev Nortje Tilaar:
1. Saya pertama mau mendekatkan diri kepada Tuhan walau sesibuk apapun.
2. Saya mau menjadi berkat dan kebahagiaan bagi orang lain.
3. Saya mau menyelesaikan kuliah dan membangun keluarga di dalam Tuhan.
4. Saya mau menjadi panutan bagi orang yang tidak percaya Yesus dan membuat mereka melihat Yesus dalam perbuatan dan perlakuan saya.
Lanjut Ev. Nortje Tilaar, Anak ini saya kenal sekali, karena tiap kali berpapasan, dia selalu membuat saya harus menyapa dia, dia langsung hadang saya dan memanggil saya,"Ibu Gembala... Ibu Gembala..". katanya.
7. Polisi akan Cek CCTV
Kecelakaan yang dialami Marcelino Mongi menimbulakan spekulasi baru terkait kematiannya.
Apalagi warga sekitar lokasi kejadian menyebut terdengar motor kejar-kejaran. Bahkan adapula yang menyebar kabar bahwa korban sudah berdarah sebelum korban tewas terjadi kecelakaan.
Kasat Lantas Polresta Manado AKP Risno Luas, mengatakan bahwa pihaknya akan menulusuri informasi tersebut.
"Tentunya kami akan mencari saksi yang mengatakan informasi tersebut," ujar Luas
Ditambahkannya, dia akan menyuruh anggotanya untuk mencari saksi tersebut.
"Tentu juga, kami menunggu laporan dari keluarga korban. Jika mereka keberatan dan ingin menindaklanjuti dugaan kejanggalan peristiwa tersebut, kami tunggu laporannya," tambahnya.
"Namun, kami akan mengecek dulu di sekitar lokasi kejadian, jika terdapat CCTV itu akan membantu kami untuk menyelediki informasi tersebut," tegasnya.
8. Teman Ungkap Kelakuan Marcelino di Sekolah
Natania Medelu, teman sekolah Marcelino mengatakan Marcelino adalah orang yang baik, dan sering bercanda serta suka minta maaf
"Kalau dia salah langsung meminta maaf sampai kita memberi maaf, dia selalu berusaha memberikan apa yang teman-temannya minta tolong,"ujarnya
"Dia rajin belajar dan selalu buat tugas, dia selalu sayang dengan orang lain, termasuk guru2 dan teman-teman sekolahnya,"ujarnya.
Lanjut Natania, Marcelino merupakan teman yang hebat, sering dimarahi, cuma untuk buat teman-temannya tertawa saat jam kosong
Natania juga mengatakan, Marcelino mempunyai pribadi yang tidak mengenal kata menyerah.
"Dia bilang akan kuliah di Bandung, jadi sekarang dia rajin belajar, untuk capai keinginnanya itu," ujarnya
Wali Kelas Marcelino Melinda Jacqueline, mengatakan Marcelino merupakan siswa yang sangat senang membantu orang, baik teman kelas maupun teman kelas lainnya.
“Lalu pernah ada temannya yang ingin masuk Polisi, dia bilang akan membantu untuk belajar sampai dia lulus tes,” ujarnya.
9. Lokasi Kecelakaan Dikenal sebagai Jalur Maut
Lokasi kecelakaan Marcelino Mongi di Kairagi dikenal sebagai jalur maut. Umumnya, pengendarai yang mengalami kecelakaan di lokasi tersebut, meninggal dunia.
Lokasi Jalur maut tersebut berada di jalur dua Jalan AA Maramis, tepatnya 500 meter dari arah Bandara Sam Ratulangi hingga SPBU Kairagi.
TONTON JUGA: