Kapolsek Mapanget Sambangi Tokoh Agama dan Masyarakat, Jaga Kamtibmas, Jangan Terpancing Hoaks

Kepala Polisi Sektor Mapanget AKP Muhlis, mengajak masyarakat untuk tidak terpancing berita hoaks apalagi yang berunsur kebencian

Kapolsek Mapanget Sambangi Tokoh Agama dan Masyarakat, Jaga Kamtibmas, Jangan Terpancing Hoaks
tribun manado / Dedy Manlesu
Kapolsek Mapanget AKP Muhlis Suhani 

Kapolsek Mapanget Sambangi Tokoh Agama dan Masyarakat, Jaga Kamtibmas, Jangan Terpancing Hoaks

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepala Polisi Sektor Mapanget AKP Muhlis, mengajak masyarakat untuk tidak terpancing berita hoaks apalagi yang berunsur kebencian yang marak mendekati pemilu ini.

"Kita jangan cepat percaya berita yang belum tentu tahu kebenarannya, harus ditelusuri pengirim dan sumber beritanya dari mana, sehingga kita tidak gampang terprovokasi, jadikan pemilu yang aman," ujarnya, Senin (28/1/2019).

Lanjut dia, jajaran Kepolisian Mapanget selalu memberikan imbauan kepada masyarakat, selain menjaga keamanan dan ketertiban menjelang pemilu, juga untuk keseharian bermasyarakat

"Kami menyambangi tokoah agama dan tokoh masyarakat, jalan ke rumah-rumah warga, serta menghadiri kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan masyarakat," ujarnya.

Baca: Belum Lama Dilantik, Kapolsek Mapanget ‘Disambut’ Kasus Perampokan di Rumah Camat

Baca: Kapolsek Mapanget Tegaskan Terkait Penikaman Wensy Korengkeng, Toby Adalah Tersangka Tunggal

Muhlis memberikan contoh, saat dirinya menghadiri perkawinan di Buha sekaligus memberikan imbauan, menurutnya itu tempat yang pas untuk melaksankannya karena di situ berkumpul banyak orang

Dirinya juga mempertegas jika ada laporan terkait tindak kriminal baik hoaks atau ujaran kebencian serta apapun itu akan langsung ditindak

"Kami langsung melakukan penindakan karena semua ada aturan yang mengatur, jika kedapatan melanggar yah kami tindak,"ujarnya

Dia memberikan contoh, terkait pelakuan netizen di media sosial ada yang bisa terjerat hukum, yang teratur dalam UU ITE No. 19 tahun 2016

Termasuk menurutnya yang selalu berkomentar body shaming yang artinya tindakan mengejek/menghina dengan mengomentari fisik dan penampilan seseorang, akan dikenakan Pasal 27 ayat 3 jonto Pasal 45 ayat 3 UU no 11 tahun 2008, sebagaimana yang telah di ubah ke UU ITE No 19 tahun 2016.

Kapolsek Mapanget AKP Muhlis Suhani
Kapolsek Mapanget AKP Muhlis Suhani (Tribun Manado / Alexander Pattyranie)

"Sekarang jangan sembarang menggunakan jari, karena ada aturannya jadi kalau ada yang melapor yah kami proses, ada dasar hukumnya,"jelasnya

Terkait keamanan dari tindak kriminal pencurian yang selama ini marak, Muhlis sudah memerintahkan kepada Bhabinkamtibmas untuk bekerja sama dengan kepala lingkungan, mengimbau masyarakat agar memasang CCTV

"Saya sudah perintahkan Bhabinkamtibmas agar bekerja sama dengan kepala-kepala lingkungan untuk imbau masyarakat, jika hendak berpergian periksa rumah sebelum berangkat, dan pasang CCTV untuk keamanan keluarga itu sendiri dan mempermudah kami jika terjadi tindak kriminal,"ujarnya

Dirinya juga sudah memberikan surat rekomendasi kepada pengembang perumahan termasuk GPI untuk menambah penerangan dan CCTV di beberapa pintu masuk dan keluar

Penulis:
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved